KATA OMED

10 Tempat Wisata di Pangkalanbun dan Kotawaringin Barat

Published · Updated

Pernahkah kamu berkunjung ke Pangkalanbun? Pangkalanbun merupakan Ibu Kota Kabupaten Kotawaringin Barat, provinsi Kalimantan Tengah. Selain terkenal kota yang bersejarah, Kota Pangkalanbun dan Kabupaten Kotawaringin Barat juga banyak memiliki tempat wisata yang indah dan menarik untuk dikunjungi.

Beberapa tempat wisata di Pangkalanbun Kotawaringin Barat menyuguhkan tidak hanya pemandangan alamnya saja tetapi juga keindahan wisata yang penuh dengan sejarah, wisata religi hingga wisata Kuliner. Nah beberapa diantara ada yang memang berlokasi dipusat kota Pangkalanbun dan sebagian lagi tersebar diwilayah Kabupaten Kotawaringin Barat hingga ke kawasan Kotawaringin Lama.

bundaran Pangkalan Lima kota pangkalan bun

Bundaran Pangkalan Lima kota pangkalan bun

Berikut ini adalah 10 tempat wisata di Pangkalanbun Kabupaten Kotawaringin Barat yang bisa kalian kunjungi saat berlibur kekota dipesisir Kalimantan ini.

1. Sungai Arut

Ketika berkunjung ke Sungai Arut, maka pengunjung akan bertemu dengan pengemudi getek (perahu kecil) yang bisa mengantarkan menyusuri sungai yang panjangnya sekitar 2 kilometer. Biasanya getek tersebut bisa ditumpangi 3-7 orang sekali jalan.

Sebenarnya pengalaman naik getek adalah salah satu pengalaman yang sangat luar biasa, karena kita bisa menikmati betapa indahnya alam disekitaran sungai, memotret pemandangan unik yang jarang kita temukan, bermain air, dan masih banyak lagi.

Acara di Sungai Arut Pangkalnbun

Acara di Sungai Arut – sumber foto : kumparan.com

Tempat Wisata di Pangkalanbun kabupaten Kotawaringin Barat yang pertama adalah wisata dikawasan sungai Arut yang merupakan sungai yang mengalir di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Indonesia.

Namun ada yang menarik  dari tempat wisata yang satu ini. Justru pemandangan menjelang malam adalah pemandangan yang sangat dinantikan oleh para wisatawan. Karena disekitar bantaran sungai terdapat lampu-lampu kampung yang mulai menyala, ditambah lagi warna lampu tersebut berwarna-warni sehingga warga menyebutnya Kampung Pelangi.

Bukan hanya itu, ternyata disediakan juga getek hias yang khusus di rancang dengan lampu yang kelap-kelip. Dengan adanya getek ini, banyak wisatawan yang tertarik untuk menaikinya.

Ketika menyusuri sungai menggunakan getek, wisatawan bisa mengabadikan momen langka tersebut diatas getek dengan syarat harus tenang dan jangan grasah-grusuh supaya tidak tercebur kedalam sungai dengan kedalaman 10 meter. Wow, dalam sekali ya guys, jadi berhati-hatilah dan tetap tenang ketika sedang foto-foto.

Untuk bisa menaiki getek tersebut, pengunjung cukup membayar Rp 10 ribu per orang. Dengan harga  yang bisa dibilang cukup murah, pengunjung bisa sepuasnya menikmati keindahan alam dan mengabadikan momen ketika menyusuri sungai, dan juga di gang-gang yang dipenuhi lampu berwarna-warni seperti pelangi.

Cocok nih buat kamu yang suka pamer di social media khususnya instagram, hehe. Waktu terbaik untuk berkunjung kesini sekitar pukul 19.30-22.00 waktu setempat.

2. Istana Pangeran Mangkubumi

Tempat Wisata di Pangkalanbun kabupaten Kotawaringin Barat selanjutnya adalah sebuah Istana bersejarah bernama Istana Pangeran Mangkubumi yang berada di Jalan Pakunegara, Arut Selatan, Raja, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalanbun, Kalimantan Tengah.

Istana Pangeran Mangkubumi

Istana Pangeran Mangkubumi

Salah satu keunikan dari Istana Pangeran Mangkubumi adalah bangunanya yang berbeda dari umumnya yakni terbuat dari papan kayu ulin dan beratap sirap kayu. Istana ini dulunya memang merupakan tempat kediaman Pangeran Adipati Mangkubumi.

Saat ini rumah tersebut diserahkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Tengah dan dijadikan sebagai cagar budaya serta sudah dilakukan rehabilitasi. Itulah mengapa Istana Mangkubumi menjadi salah satu tempat wisata bersejarah yang banyak dikunjungi wisatawan.

Dalam istana Mangkubumi, terdapat beberapa barang bersejarah seperti keris, cermin berhias, tempayan, bak mandi calon pengantin, lampu mirip petromaks, dan masih banyak lagi.

3. Astana Alnursari

Kali ini kita akan Bergeser ke tempat wisata yang berada di kawasan Kotawaringin Lama. Tempat wisata yang juga wajib kalian kunjungi adalah kawasan bersejarah di Kotawaringin Lama yang masih masuk kedalam Kabupaten Kotawaringin Barat yakni Astana Alnursari.

Wisata Sejarah Astana Alnursari Kotawaringin

Wisata Sejarah Astana Alnursari Kotawaringin

Astana Al Nursari atau Istana Alnursari adalah sebuah Istana atau bisa dibilang Keraton dari Kesultanan Kotawaringin yang berada di Kabupaten Kotawaringin Barat provinsi Kalimantan Tengah. Astana Al-Nursari secara administratif terletak di Jl. Merdeka Kelurahan Kotawaringin Hulu, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, berada ± 150 m disebelah barat tepi sungai Lamandau.

Fungsi dari Astana Al-Nursari ini adalah sebagai tempat tinggal kaum bangsawan keturunan Raja/Sultan Kotawaringin yang masih menetap di Kotawaringin Lama setelah perpindahan pusat kerajaan ke Pangkalan Bun.

4. Masjid Kiyai Gede

Masih dikawasan Kotawaringin Lama, Tempat wisata di Kotawaringin Barat yang bisa kalian kunjungi adalah Masjid paling bersejarah yakni Masjid Kyai Gede. Masjid Jami Kiyai Gede di Kotawaringin adalah salah satu tempat wisata religi dan bersejarah di Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah. Masjid Jami Kiyai Gede ini adalah salah satu masjid tertua di propinsi Kalimantan Tengah dan menjadi salah satu warisan dari kesultanan Kotawaringin.

Masjid Kyai Gede Kotawaringin Lama

Masjid Kyai Gede Kotawaringin Lama

Masjid tua Jami Kiyai Gede ini terbuat dari kayu ulin yang membuatnya masih berdiri kokoh dan menjalanakan fungsinya dengan baik hingga hari ini.  bahkan bentuk dan designya masih sama seperti awal pembangunanya meski berada tepat ditepi sungai dan berganti-ganti cuaca.

Salah satu Keistimewaan Masjid Kiyai Gede ini bisa kita lihat dari bahan baku bangunannya yang semuanya terbuat dari kayu pilihan, yaitu kayu ulin. Seperti yang kita tahu jika kayu Ulin ini terkenal dapat bertahan dalam jangka waktu lama dan disegala cuaca. Masjid Kiai Gede ini memang tidak terlalu besar hanya berukuran 16 x 16 meter atau 256 m² saja.

5. Tanjung Keluang

Memandang alam memang tidak akan pernah membosankan apalagi alamnya indah nan mempesona. Salah satu tempat favorit untuk berwisata keluarga di Kotawaringin Barat adalah Tanjung Keluang yang letaknya tidak jauh dari pantai-panta lainnya yang ada disana.

Tanjung Keluang merpakan tempat konservasi penyu yang mulai dibuka pada tahun 2000 dan dikelola oleh Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat. Disini wisatawan bisa mendapatkan pengalaman langsung melepaskan tukik penyu ke pantai. Kegiatan inilah sebenarnya yang menjadi daya tarik dari tempat ini. Wisatawan yang berkunjung pun bukan hanya dari dalam negeri saja, melainkan dari luar negeri juga.

Pantai Tanjung Keluang

Pantai Tanjung Keluang – sumber foto : borneonews.co.id

Pantai Tanjung Keluang berada di Kubu, Kecamatan Kuma, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Selain itu, spot foto disini sangatlah cocok untuk kamu yang suka upload di media social, karena tempatnya bagus apalagi ketika menyebrang dari Panti Kubu menggunakan Kelotok. Harga sewanya sekitar Rp 125000-Rp 150000 pulang dan pergi.

Pantai Tanjung Keluang ini memiliki pasir putih dengan ombak yang tenang menjadikan pengunjung betah berlama-lama berada disini. Jika kamu berminat untuk mengunjungi tempat ini, disarankan membawa bekal atau makanan dan minuman sendiri, karena belum ada yang warung yang berjualan disekitarnya. Namun jangan lupa untuk tetap jaga kebersihan ya.

6. Taman Kelinci

Tempat wisata di Pangkalanbun yang bisa kalian Kunjungi adalah Desa Kumpai Batu Atas. Desa unik ini merupakan desa yang memiliki banyak tempat wisata dan ramai dikunjungi wisatawan. Salah satu tempat tersebut adalah Taman Kelinci yang suasananya sangat dekat dengan alam.

Namanya juga taman kelinci, sudah pasti terdapat banyak kelinci disini dan ini akan menjadi pemandangan keren jika kamu abadikan. Pengunjung juga bisa memberi makan berupa kangkung kepada kelinci yang dilepas dengan harga kangkung per ikatnya Rp 2000.

sumber foto : kaltengpos.co

Taman Kelinci ini berada di Kumpai Batu Atas, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Di taman Kelinci ini ada miniature rumah Hobbit yang merpakan salah satu tempat bernaung para kelinci imut tersebut. Tenang saja, jika kamu merasa lelah, ada gazebo yang disediakan untuk tempat bersantai. Fasilitasnya pun lengkap, mula dari toilet, mushola, office, kafetaria, parkir, dan pembibitan.

Tempat ini cocok untuk berlibur bersama keluarga tercinta khususnya anak-anak. Karena disini orang tua bisa memberikan edukasi kepada anak-anaknya untuk mengenalkan jenis buah-buahan dan hewan kelinci. Waktu terbaik untuk berkunjung kesini adalah pada saat akhir pekan dan hari libur nasional.

Selani itu terdapat juga kolam renang, wahana bermain, dan tentunya wisata kuliner yang membuat pengunjung betah berlama-lama disini. Orang tua senang, anak pun gembira. Harga tiket masuknya adalah sebesar Rp 10.000

7. Rumah Dayak Betang Pasir Panjang

kawasan Kotawaringin Barat adalah salah satu kawasan yang banyak dihuni oleh suku Dayak. Tak heran jika dikota Pangkalanbun juga ada sebuah tempat wisata budaya berupa rumah adat yang bernama Rumah adat Betang Pasir Panjang. Dinamakan Pasir Panjang karena lokasinya berada di jalan pasir panjang menuju pelabuhan Kumai maka rumah adat Betang inipun sering disebut rumah adat pasir panjang.

Desa Adat Pasir Panjang sendiri berlokasi di pinggir kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Desa ini selalu dijadikan destinasi wisata unggulan selain Taman Nasional Tanjung Puting dan Sungai Arut. Desa Adat Dayak Pasir Panjang mulanya didiami oleh masyarakat dayak pasir panjang yang sampai sekarang masih mempertahankan tradisi budayanya seperti salah satunya membangun rumah adat ini dan sering mengadakan pertunjukan budaya.

Untuk masuk ke halaman sekitar Rumah Adat Betang Pasir Panjang gratis alias tidak dipungut biaya. Wisatawan bisa berfoto-foto ria di sekitar halaman berumput. Bahkan saat dibukapun kita bisa melihat bagian dalam dan berfoto atau melihat isinya. Di samping Rumah Adat Betang Pasir Panjang ini terdapat semacam pendopo yang cukup luas dan kita juga bisa bersantai dibawahnya.

8. Taman Nasional Tanjung Puting

Pasti kalian sudah sangat familiar dengan Taman Nasional Tanjung Puting. Yap tempat wisata di Pangkalanbun ini atau tepatnya dikawasan kabupaten Kotawaringin Barat ini adalah sebuah taman nasional yang terletak di semenanjung barat daya provinsi Kalimantan Tengah.

Taman Nasional tanjung Puting

Taman Nasional tanjung Puting

Taman Nasional Tanjung Puting pada awalnya merupakan cagar alam dan suaka margasatwa yang ditetapkan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1937. Kemudian tanggal 25 Oktober 1996, Tanjung Puting ditunjuk sebagai Taman Nasional dengan luas seluruhnya 415.040 ha.

Secara geografis Taman Nasional Tanjung Puting terletak di Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat serta di Kecamatan Hanau, Danau Sembuluh, dan Seruyan Hilir di Kabupaten Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah.

Taman Nasional Tanjung Puting sudah sangat terkenal hingga ke mancanegara dan menjadi salah satu Taman Nasional yang wajib dikunjungi bagai mereka penyuka hewan atau satwa langka. Tak hanya bis aberkunjung melihat satwa langka Orang Hutan saja namun pengunjung juga bisa menikmati sensasi menyusuri sungai berjam-jam dengan melihat beragam flora dan fauna selama menyusuri sungai tersebut.

9. Kampung Pelangi Mendawai & Kampung Sega

Salah satu tempat wisata di Pangkalanbun yang menurut saya sangat layak dan bisa dengan mudah kalian kunjungi adalah Kampung Pelangi Mendawai dan kampung Sega yang tepat berada dipesisir sungai Arut. Secara administratif, Kampung Pelangi Mendawai berada di Jl. Barame, Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Kampung Sega, Kampung Pelangi di Pangkalanbun

Kampung Sega, Kampung Pelangi di Pangkalanbun

Yang menarik dari Kampung Pelangi Mendawai atau kampung Sega ini adalah tentunya warna dan pola atau gambar-gambar yang ada di perkampungan kecil ini. Banyak warna yang cerah dan cukup mencolok menghiasi atap, dinding hingga kaca atau pagar disepanjang tepi sungai arut khususnya di Kampung Pelangi Mendawai.

Tak hanya pemandangan indah kampung warna-warni saja, kita juga bisa mencoba beragam kuliner yang dijajakan atau dijual warga ditepi sungai arut atau disepanjang Kampung Pelangi Mendawai. Salah satunya adalah mencoba olahan ikan dan mencicipi makanan Khas Kotawaringin yakni Soto Manggala yang cukup khas dan lezat.

10. Istana Kuning

Tentunya tak ketinggaln salah satu tempat wisata yang memang berada di Pusat kota Pangkalnbun dan wajib sekali kalian kunjungi adalah Instana Kuning. Sebuah tempat wisata yang bersejarah ini menjadi salah satu bukti bahwa kekuasaan kerajaan Banjar di Kalimantan Selatan juga sampai ke kawasan Kotawaringin.

Istana Kuning di kota Pangkalan Bun

Dalam Sejarah menceritakan jika Istana Kuning merupakan Istana Kerajaan pada masa Kesultanan Kutaringin. Istana Kuning sendiri menjadi salah satu istana yang ada dikawasan kalimantan khususnya daerah Kabupaten Kota Waringin Kalimantan Tengah. Istana kuning ini berada di tengah kota Pangkalanbun dan bersebelahan dengan lapangan tugu atau Tugu Adipura.

Ada beberapa ruangan yang ada di Istana Kuning seperti Bangsal yang digunakan sebagai tempat penerimaan tamu kerajaan, Rumbang sebagai tempat raja bersemedi, Dalem Kuning yang difungsikan sebagai pusat pemerintahan, dan tempat tinggal raja dan Pedahiran sebagai ruang makan kerajaan.

***

Itulah tadi beberapa tempat wisata di Pangkalanbun Kabupaten Kotawaringin Barat yang bisa kalian kunjungi. Sebenarnya ada banyak tempat wisata lainnya yang jug atak kalah indahnya untuk kalian kunjungi. Namun sebagai gambaran jika kalian ingin liburan ke Pangkalanbun, beberapa list destinasi wisata diatas cukup cocok kalian datangi.

Share Artikel ini lewat
  •  
  •  
  •  
  •  

Omed

Bapaknya komunitas Backpacker Jakarta yang hanya ingin menceritakan pengalaman saya berkeliling Indonesia selama 360 Hari ke 34 Provinsi dan lebih dari 380 Kabupaten atau kota se Indonesia. Jangan lupa Follow Instagram @kataomed untuk melihat aktivitas dan keseharian saya

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of