Mengenal kota Sampit, Kota Sungai Mentaya yang banyak ikan Jelawatnya

Kota Sampit merupakan salah satu kota yang terbilang cukup besar yang berada di Kalimantan Tengah.

Kalimantan Tengah merupakan sendiri adalah salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi provinsi terluas saat ini.

Provinsi Kalimantan Tengah ini sudah memiliki 14 kabupaten dan Kota (2018) salah satunya adalah Kabupaten Kota Waringin Timur yang beribu kota Sampit sebagai pusat pemerintahan dan pusat perekonomianya.

Kota sampit sendiri berada tepat ditepian sungai Mentaya yakni sebuah sungai yang cukup besar di Kalimantan Tengah yang terkenal dengan ikan Jelawatnya.

Peta Kota Sampit Kabupaten Kota Waringin Timur

Tak heran bila dikota Sampit berdiri megah Sebuah Patung atau Tugu Ikan Jelawat yang menjadi icon kota Sampit. Kota Sampit mayoritas dihuni oleh mereka yang bersuku Dayak, Banjar, Melayu, Madura hingga Jawa.

Memang jika kita menyebut kota Sampit maka bayangan kita langsung teringat akan Kota Tragedi kerusuhan Suku Antara Suku Dayak dan Suku Madura pada 2001 silam.

Okeh disini saya tidaj akan membahas mengenai Peristiwa kerusuhan yang menelan banyak korban jiwa itu.

Disini saya hanya ingin memperkenalkan kota Sampit sebagai salah satu kota yang pernah saya kunjungi saat saya explore Kalimantan Tengah.

Transportasi dikota Sampit

Bus Damri

Bus Damri – foto damri.co.od

Sama halnya dengan kota lainnya di Kalimantan Tengah yang sulit akan transportasi umum, Kota Sampit juga tidak memiliki angkutan umum dipusat kotanya.

Semua aktifitas warga menggunakan kendaraan pribadi baik motor atau mobil. Nah buat kamu yang ingin berpergian dipusat kota Sampit maka kamu harus menyewa kendaraan atau naik Gojek yang biasa mangkal dibeberapa pertigaan.

Namun untuk transportasi umum antar daerah dan kota lainnya di Kalimantan, Kota Sampit memilki banyak pilihan dan bisa dibilang salah satu Kota paket Lengkap karena memiliki Bandara, Pelabuhan dan Terminal yang terintegrasi dipusat kota Sampit.

Cara Menuju Sampit Melalui Jalur Darat

Terminal Bus Kota Sampit

Terminal Bus Kota Sampit

Untuk menuju kota Sampit melalui jalur darat, ada terminal Kota Sampit yang bisa kamu pilih.

Berbagai bus dan kendaraan dengan rute-rute di Kalimantan Tengah maupun Kota Palangkaraya sudah banyak tersedia diterminal ini.

Misalnya saja Damri yang melayani banyak rute seperti kepusat ibu kota Palangka Raya yang tarifnya hanya Rp 80.000 saja.

Cara Menuju Sampit Melalui Jalur Udara

Bandara Haji Asan Kota Sampit

Bandara Haji Asan Kota Sampit (foto : airmagz.com)

Bandar Udara Sampit juga dikenal dengan nama Bandar udara H. Asan. Bandara ini terletak di jalan Samekto, kecamatan Baamang, kota Sampit dan dapat ditempuh dalam waktu 15 menit dari pusat kota.

Bandara Haji Asan ini Melayani berbagai rute dari dan ke kota Sampit seperti Rute Semarang – Sampit, Surabaya – Sampit, Jakarta- Sampit dan kota kota lainnya dikalimantan Tengah.

Cara Menuju Sampit Melalui Jalur Laut

Lalu lintas kapal disungai Mentaya pelabuhan Sampit

Lalu lintas kapal disungai Mentaya pelabuhan Sampit

Sebagai kota tepian, Sampit berada di pinggir sungai Mentaya yang bisa dibilang sebagai salah satu sungai terbesar di kalimantan Tengah.

Sungai ini mengalir kearah Muara dan Laut Teluk sampit sehingga tak heran banyak kapal-kapal besar hilir mudik disungai ini.

Pelabuhan Sampit mampu nenampung banyak kapal besar baik itu kapal Industri maupun Kapal besar yang mengangkut penumpang seperti Pelni maupun Fery.

Kapal penumpang ini melayani berbagai rute palabuhan lainnya di Indonesia seperti Pelabuhan Tanjung Emas di Semarang, Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya atau pelabuhan Ketapang di Kalimantan Barat.

Wisata yang ada di Kota Sampit

Meski sampit bukanlah daerah tujuan wisata namun Kota Sampit tetap memilki banyak destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi seperti :

1. Tugu Perdamaian Dayak – Madura

Tugu perdamaian Suku Dayak dan suku Madura Kota Sampit

Tugu perdamaian Suku Dayak dan suku Madura Kota Sampit

Untuk mengenang momen mengerikan yang pernah terjadi sekitar tahun 2001 yang melibatkan Warga suku Dayak dan Suku Madura, pemerintah setempat membangun sebuah Tugu peringatan yang berada dibundaran kota Sampit.

Tugu ini juga sekaligus menjadi objek wisata karena bentuknya yang besar dan sangat unik.

2. Patung Ikan Jelawat

Patung Jelawat Yang ada ditepian sungai Mentaya

Patung Jelawat Yang ada ditepian sungai Mentaya

Sebagai salah satu kota yang dilintasi sungai Mentaya maka kota Sampit tak lepas dari ikan asli sungai tersebut yakni Ikan Jelawat.

Tak heran jika Pemerintah kota Sampit membangun sebuah Tugu atau Patung berbentuk ikan Jelawat.

Selain sebagai simbol atau icon kota Sampit, patung ikan jelawat ini juga menjadi salah satu objek wisata kota Sampit karena berada ditepian sungai Mentaya.

3. Museum Kayu Sampit

Museum Kayu Sampit

Museum Kayu Sampit

Salah satu museum dibidang perkayuan Indonesia ada di Kota Sampit ini. Yap namanya museum Kayu Sampit yang lokasinya tak jauh dari Taman Lapangan Kota Pemuda Sampit.

Museum ini dibangun sebagai pengingat jika dulu kota Sampit pernah berjaya dibidang perkayuan di Indonesia.

4. Mencicipi kuliner khas kota Sampit, Telor Mata Gajah

Telor Mata Gajah, Kuliner Khas Kota Sampit

Telor Mata Gajah, Kuliner Khas Kota Sampit

Buat kamu yang suka kulineran, kamu wajib mencoba kuliner unik satu ini. Namanya adalah Telor Mata Sapi, yakni sebuah Kuliner yang berbahan dasar Tepung dan sayuran seperti kol, wortel dan mirip dengan bakwan.

Perbedaanya adalah dari bentuknya yang berwarna bulat dan ditengahnya ada sebuah telor puyuh kemudian digoreng sehingga bentuknya seperti Mata Sapi.

5. Taman Kota Pemuda Sampit

Taman Kota Sampit

Taman Kota Sampit

Taman Kota Sampit menjadi Salah satu taman yang cukup besar dan bersih berdiri ditengah kota Sampit.

Taman ini menjadi salah satu tempat warga Sampit menikmati waktu berkumpul bersama teman, keluarga, tempat berolahraga dan menjadi tempat wisata.

Ditaman ini ada sebuah tugu besar yang bentuknya sangat unik memadukan unsur agama dan budaya.

***

Itulah sekilas info tentang kota Sampit yang bisa saya sampaikan.

Sebenarnya banyak hal yang ingin saya ulas mengenai salah satu kehidupan dan keadaan disana saat ini namun akan terasa lebih seru jika kalian sendiri yang berkunjung ke Sampit Langsung.

Kalo Berguna, Silahkan Share

Omed

Bapaknya komunitas Backpacker Jakarta yang hanya ingin menceritakan pengalaman saya berkeliling Indonesia selama 360 Hari ke 34 Provinsi dan lebih dari 380 Kabupaten atau kota se Indonesia. Jangan lupa Follow Instagram @kataomed untuk melihat aktivitas dan keseharian saya

You may also like...

10
Leave a Reply

avatar
8 Comment threads
2 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
8 Comment authors
LanisyahRaisa AnnurRaisafebby lovianaVinita Aldhia Recent comment authors
  Subscribe  
Notify of
Lanisyah
Lanisyah

Bacaan berfaedah..

Raisa
Raisa

Sedeeeppp omm informatif bgt *gagal fokus sama kuliner pastinya 😍😍

febby loviana
febby loviana

You can do it 🙂