KATA OMED

6 Jalur Pendakian Gunung Rinjani Yang Resmi

Published · Updated

Jalur Pendakian Ke Gunung Rinjani, Lombok Telah Resmi Dibuka Lagi Sejak Aril 2021 Lalu.

Pada Awalnya, Hanya Terdapat 4  Jalur Pendakian Menuju Puncak Yang Sering Dilewati Pendaki Hinggi Kini Tercatat Sudah Ada 6 Jalur Pendakian Gunung Rinjani Yang Resmi .

Gunung Rinjani Adalah Gunung Yang Berlokasi Di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Rinjani Merupakan Gunung Berapi Kedua Tertinggi Di Indonesia Dengan Ketinggian 3.726 Mdpl.

Caption Para Pendaki yang menginspirasi

Gunung Rinjani

Gunung Rinjani Ini Merupakan Bagian Dari Taman Nasional Gunung Rinjani Yang Memiliki Luas Sekitar 41.330 Ha Dan Ini Akan Diusulkan Penambahannya Sehingga Menjadi 76.000 Ha Ke Arah Barat Dan Timur.

Secara Administratif Gunung Rinjani Berada Dalam Wilayah Tiga Kabupaten: Lombok Timur, Lombok Tengah Dan Lombok Barat.

6 Jalur Pendakian Gunung Rinjani Yang Resmi tersebut adalah sebagai berikut:

Baca Juga:

1. Jalur Sembalun 

jalur pendakian gunung rinjani via sembalun

jalur pendakian gunung rinjani via sembalun – foto milik @rafa.neesia

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Sembalun merupakan yang paling terkenal, dari semua jalur pendakian Gunung Rinjani yang resmi. Jaraknya sekitar satu jam perjalanan dari Kota Mataram.

Sembalun terletak di Kecamatan Lombok Timur, yang juga merupakan daerah dataran tinggi, dan juga populer akan agrowisatanya.

Perjalanan mendaki Gunung Rinjani dapat dimulai dari Basecamp Sembalun, Lombok Timur, dan turun di Basecamp Senaru, Lombok Utara. Ketinggian di Basecamp sembalun sekitar 1.156 mdpl, dengan udaranya yang dingin saat malam dan sejuk hingga sore hari.

2. Jalur Pendakian Senaru 

pendakian rianjani jalur senaru

pendakian rianjani jalur senaru- foto milik ig @zondy__07

Jalur pendakian Gunung Rinjani Senaru ini memiliki basecamp yang lebih rendah daripada basecamp di Sembalun. Ketinggiannya hanya sekitar 601 mdpl.

Perjalanan dari Basecamp Senaru hingga ke Plawangan Senaru, akan melewati 3 Pos. Namun umumnya para pendaki hanya menggunakan jalur tersebut untuk turun.

Jadi lebih merupakan sebagai jalur numpang lewat saja. Waktu tempuhnya sekitar enam jam perjalanan, dan memiliki vegetasi hutan heterogen dan pinus yang hijau eksotis.

3. Jalur Pendakian Gunung Aik Berik

Jalur Pendakian Gunung Aik Berik

Jalur Pendakian Gunung Aik Berik – foto milik ig @inditdijakarta

Jalur Pendakian Gunung Aik Berik terletak  Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, dan merupakan jalur pendakian Gunung Rinjani yang resmi.

Lokasi Pos ini berdekatan dengan tempat wisata Air Terjun Benang Kelambu, dan Benang Stokel. 

Namun sayangnya, jalur ini tidak dapat mencapai puncak Gunung Rinjani, dan hanya dapat mencapai Plawangan Aik Berik saja. Tempatnya berupa tepian kawah yang cocok sebagai tempat berkemah.

Tinggi Plawangan ini sekitar 2.500m di atas permukaan laut. Kita bisa menikmati pemandangan sekeliling kawah, tepian danau Segara Anak, Gunung Baru Jari, dan Puncak Rinjani.

Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai Plawangan Air Berik kurang lebih sekitar tujuh jam pendakian. Jalur pendakiannya lebih banyak berada di dalam hutan hujan tropis yang teduh.

4. Timbanuh, Jalur Pendakian Gunung Rinjani 

jalur Timbanuh pendakian rinjani

jalur Timbanuh pendakian rinjani – foto ig @malikul_amjad

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Timbanuh berada di Desa Timbanuh, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur. Pos pendakiannya ada di ketinggian sekitar 800 mdpl.

Waktu  tempuh pendakian dari Pos pendaftaran ke Plawangan Timbanuh,  kurang lebih sekitar tujuh  jam. 

Setelah tiba di puncak, maka posisi akan berada di sebelah selatan Gunung Rinjani, dengan puncaknya yang bernama Orplas.

Keindahan tempat ini, akan terlihat dari banyaknya Bunga Edelweiss yang tumbuh dengan subur, bahkan sebelum mencapai plawangan. Selain itu, pada jalur trekking ini juga terdapat hutan lebat yang harus di terabas.

5. Jalur Torean, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Terbaru

Jalur Torean pendakian rinjani

Jalur Torean pendakian rinjani – foto ig @tengakarta

Banyak Yang Mengatakan Jika Jalur Torean Merupakan Jalur Pendakian Dengan View Terbaik Di Gunung Rinjani.

Hal Ini Dikarenalan Jika Pendaki Melwati Jalur Torean Akan Melewati Lembah Yang Diapit Perbukitan Terjal.

Pendaki Juga Bisa Melihat Gunung Rinjani Dan Sangkareang Secara Jelas. Mereka Akan Melewati Hutan Lebat, Tebing, Lembah, Sungai, Air Terjun, Dan Sumber Air Panas Alami, Termasuk Yang Mengalir Di Dalam Gua.

Selain Itu Juga Terdapat Air Terjun Yang Mempesona Yakni Air Terjun Torean. Air Terjun Torean Atau Air Terjun Penimbungan Adalah Sebuah Air Terjun Berketinggian Sekira 100 Meter Yang Berada Di Lereng Utara Gunung Rinjani.

jalur torean dan air terjun torean

jalur torean dan air terjun torean – foto ig milik @azmialvianaaa

Meski Banyak Yang Mengatakan Jika Jalur Torean Ini Mistis Karena Masih Baru Namun Tak Sedikit Pendaki Yang Lebih Memilih Jalur Ini Untuk Mendaki Gunung Rinjani.

Untuk Menuju Puncak Rinjani Melalu Jalur Torean, Pendaki Harus Menuju Sebuah Desa Loloan, Kecamatan Bayan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Lalu Akan Melewati Pos Dusun Torean Yang Dihuni 180 Keluarga Itu Bertengger Di Ketinggian Sekitar 600 Meter Dari Atas Permukaan Laut.

6. Jalur Tete Batu, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Terbaru

jalur pendakian tetek batu

jalur pendakian tetek batu – foto ig @mfaridz

Jalur Pendakian Gunung Rinjani Tete Batu Adalah Jalur Pendakian Baru Untuk Menuju Puncak Rinjani. Pos Pendakian Jalur Tete Batu Ini Berada Di Desa Tete Batu Adalah Yang Desa Wisata Tertua Yang Ada Di Pulau Lombok.

Desa Tete Batu Ini Berada Di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Tete Batu Merupakan Salah Satu Desa Wisata Tertua Di Lombok.

Desa Wisata Tete Batu Yang Menjadi Jalur Pos Pendakian Gunung Rinjani Terbaru Ini Juga Disebut Ubud-Nya Lombok Karena Terletak Di Kaki Gunung Rinjani.

Hawa Sejuk Dengan Hamparan Bukit Dan Sawah Yang Hijau Sepanjang Mata Memandang Menjadi Suguhannnya.

Nantinya Para Pendaki Akan Melwati Perjalanan Setapak Dan Harus Melewati Sejumlah Pematang Sawah Hingga Savana Dan Masuk Ke Area Perbukitan.

jalur tete batu pendakian ke rinjani

jalur tete batu pendakian ke rinjani – foto ig milik @miketyo_

Jalur Pendakian Tete Batu Disebut-Sebut Menjadi Jalur Pendakian Rinajni Tersingkat, Aman Dan Nyaman.

Jalur Ini Merupakan Salah Satu Jalur Tertua Tradisional Masyarakat Lingkar Rinjani. Jalurnya Pendek, Cepat, Sangat Nyaman Dan Sebagian Besar 75% Ada Di Dalam Hutan Jadi Tidak Panas.

Jika Dibandingkan Dengan Jalur Pendakian Sembalun Yg Butuh Waktu 8-9 Jam Untuk Sampai Plawangan, Jalur Ini Sangat Menarik.

Jalur Pendakian Tetebatu Juga Terkenal Dengan Viewnya Karena Dari Camping Ground Dan Puncak Gunung Sangkareang Yang Berada Di Ketinggian 2,948 Mdpl, Pendaki Bisa Melihat Banyak Sekali Objek Geowisata.

Sebut Saja Diantaranya Puncak Gunung Rinjani, Danau Segara Anak, Gunung Barujari, Puncak Propok, Puncak Gunung Agung Di Bali, Desa Sembalun Dan Kota Selong Di Lombok Timur, Kota Mataram, Lombok Tengah Bahkan Sampai Tepi Pantai Di Bagian Selatan Pulau Lombok.

**

jalur pendakian ke puncak gunung rinjani

jalur pendakian ke puncak gunung rinjani

Jalur Pendakian Gunung Rinjani tete batu maupun jalur torean merupakan dua rute jalur yang terbaru dan baru diresmikan saat ketika keempat jalur lainnya terbuka kembali untuk umum, pada 1 April 2021.

Dengan penambahan dua jalur tersebut, Gunung Rinjani telah memiliki enam pintu pendakian, tepatnya pada Desember 2020.

Walaupun saat itu soft launching kedua jalur tersebut telah dibuka, namun, belum ada pendakian secara resmi melalui jalur ini.

Hingga saat ini, masih terus dilakukan penambahan dan pengembangan fasilitas, di dua jalur tersebut. Terutama untuk perbaikan akses jalur untuk pendaki.

Walaupun seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani sudah dapat beroperasi kembali, namun kuota pendakian masih sangat terbatas ijinnya.

Selain kuota pendakian, para pendaki juga harus mematuhi aturan waktu pendakian, yaitu maksimal tiga hari dua malam pada seluruh jalur.

Baca Juga:

Nah, Sobat! Demikian informasi seputar 6 jalur pendakian Gunung Rinjani yang resmi pada saat ini. Jika tertarik untuk melakukan pendakian saat ini, jangan lupa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. 

Semoga  informasi ini dapat menjadi referensi yang berguna, bagi Sobat semua! 

Selamat mendaki!

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of