KATA OMED

12 Sungai Terbesar dan Terpanjang di Sumatera

Sungai Terbesar dan Terpanjang di Sumatera didominasi oleh sungai-sungai yang memang sudah sangat terkenal dan menjadi icon dari beberapa kota disepanjang sungai tersebut. Salah satunya adalah Sungai Musi yang menjadi icon dari Kota Palembang bersama dengan jembatan amperanya.

Seperti yang kita tahu jika di pulau Sumatera ada begitu banyak sungai-sungai besar yang mengalir melintasi kawasan mulai pedesaan, hutan, hingga kawasan perkotaan. Bahkan nama-nama kota yang ada dipesisir atau di tepi sungai dinamakan sesuai nama sungai tersebut.

Peta Kepulauan nias dan sinabang di Sumatera

Peta Kepulauan nias dan sinabang di Sumatera – foto romadecade.com

Banyak sungai-sungai besar di Sumatera ini bermuara kesebelah Timur Pulau Sumatera seperti misalnya Sungai Asahan (Sumatra Utara), Sungai Siak (Riau), Kampar, Inderagiri (Sumatra Barat, Riau), Batang Hari (Sumatra Barat, Jambi), Musi, Ogan, Lematang, Komering (Sumatra Selatan), Way Sekampung, Way Tulangbawang, Way Seputih dan Way Mesuji (Lampung).

Tapi tak hanya sungai yang bermuara di Sebelah Timur Sumatera saja, ada juga beberapa sungai yang mengalir atau bermuara di pesisir Barat Sumatera seperti beberapa di antaranya adalah sungai Batang Tarusan (Sumatra Barat) dan sungai Ketahun (Bengkulu).

Selain sungai Musi, ada 12 sungai besar dan cukup panjang di pulau Sumatera yang mungkin sebagian diantara kalian ada yang baru mendengar namanya dan belum tau lokasinya dimana. Nah berikut ini saya akan mengulas tentang 12 Sungai Terbesar dan Terpanjang di Sumatera.

1. Sungai Batang Hari (800 km) – Jambi & Sumatera Barat

Salah satu sungai terpanjang, besar dan cukup terkenal di Sumatera adalah Sungai Batnghari yang berada di provinsi Jambi. Sungai Batang Hari ini panjangnya sekitar 800 km. Mata airnya berasal dari Gunung Rasan (2585 m) dan yang menjadi hulu dari Batang Hari ini adalah sampai kepada Danau Di atas, yang sekarang masuk kepada wilayah Kabupaten Solok, provinsi Sumatra Barat, dan mengalir ke selatan sampai ke daerah Sungai Pagu, sebelum berbelok ke arah timur.

Sungai Batang Hari Jambi

Sungai Batang Hari Jambi – foto mediaindonesia.com

Aliran dari Sungai Batang Hari melalui beberapa daerah yang ada di provinsi Sumatra Barat dan provinsi Jambi, seperti Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Bungo, Kabupaten Tebo, Kabupaten Batang Hari, Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, sebelum lepas ke perairan timur sumatera dekat Muara Sabak.

Pada Sungai Batang Hari ini ada banyak sungai lain yang bermuara padanya di antaranya Batang Sangir, Batang Merangin, Batang Tebo, Batang Tembesi, dan lain sebagainya. Sistem aliran sungai ini membawa banyak deposit emas, sehingga muncul nama legendaris Swarnadwipa (“pulau emas”) yang diberikan dalam bahasa Sanskerta bagi Pulau Sumatra.

Hulu sungai : Gunung Rasan berlokasi Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat
Muara sungai : Selat Malaka yg berokasi Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi
Panjang Sungai : 800 km
Berada di Provinsi : Jambi & Sumatera Barat

2. Sungai Musi (750 Km) – Sumatera Selatan & Bengkulu

Menjadi salah satu sungai terpanjang dan terbesar di pulau Sumatera menjadikan Sungai Musi sebagai salah satu sungai terpenting yang ada di Sumatera Selatan. Sungai Musi adalah sebuah sungai yang terletak di provinsi Sumatra Selatan, Indonesia yang panjangnya mencapi 750 km.

Sungai Musi ini merupakan yang terpanjang di pulau Sumatra dan membelah Kota Palembang menjadi dua bagian. Jembatan Ampera yang menjadi ikon Kota Palembang pun melintas di atas sungai ini. Sejak zaman Kerajaan Sriwijaya hingga sekarang, sungai ini terkenal sebagai sarana transportasi utama bagi masyarakat.

Baca Juga ya :

Kota Palembang di tepian Sungai Musi

Kota Palembang di tepian Sungai Musi – foto pegipegi.com

Mata airnya bersumber di daerah Kepahiang, Bengkulu. Sungai Musi disebut juga “Batanghari Sembilan” yang berarti sembilan sungai besar, pengertian sembilan sungai besar adalah Sungai Musi beserta delapan sungai besar yang bermuara di sungai Musi.

Secara administrasi Daerah Aliran Sungai Musi berada di 4 provinsi yaitu Sumatra Selatan, Bengkulu, Jambi dan Lampung. Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatra Selatan yang masuk ke dalam DAS Musi meliputi 17 (tujuh belas) Kabupaten/Kota atau seluruh Kabupaten/Kota yang berada di Provinsi Sumatra Selatan.

Kabupaten di Provinsi Bengkulu yang masuk pada DAS Musi meliputi Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang, sedangkan Kabupaten di Provinsi Jambi yang masuk pada DAS Musi meliputi Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Batanghari, dan Kabupaten Muaro Jambi. Dan kabupaten di Provinsi Lampung Barat yang masuk pada DAS Musi meliputi Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Way Kanan.

Hulu sungai : Pegunungan Bukit Barisan berlokasi di Kepahiang, Bengkulu
Muara sungai : Selat Bangka, Laut China Selatan berlokasi di Kota Sungsang
Panjang sungai : 750 km (470 mi)

3. Sungai Indragiri (500 km) – Riau & Sumatera Barat

Sungai Indragiri Riau

Festival di Sungai Indragiri Riau – foto inhilnanmolek.com

Sungai Indragiri atau yang mungkin juga dikenal sebagai Sungai Batang Kuantan dan juga dikenal sebagai Batang Indragiri, Batang Ombilin merupakan nama sungai yang terdapat di kabupaten Kuantan Singingi provinsi Riau, Indonesia. Sungai ini berhulu pada Danau Singkarak di provinsi Sumatra Barat dan pada kawasan ini disebut juga dengan nama Batang Ombilin.

Setelah bertemu dengan Batang Sinamar menjadi Batang Kuantan. Selanjutnya, bagian muara dari sungai ini yaitu pada kawasan kabupaten Indragiri Hilir, disebut juga dengan nama Batang Indragiri atau Sungai Indragiri. Sungai ini mengalir di wilayah tengah pulau Sumatra yang beriklim hutan hujan tropis.

Hulu sungai : Danau Singkarak berlokasi di Tanah Datar
Muara sungai : Pantai timur Sumatra berlokasi Indragiri Hilir
Panjang Sungai : 500 km

4. Sungai Barumun (440 km) – Sumatera Utara

Sungai Barumun juga masuk kedalam daftar Sungai Terbesar dan Terpanjang di pulau Sumatera. Sungai Barumun adalah sungai di Sumatra yang bermata air di Siraisan, Kabupaten Padang Lawas di sebelah tenggara Provinsi Sumatra Utara, Indonesia.

Sungai Barumun

Sungai Barumun – foto @ntoksusan

Sungai Barumun mengalir ke arah utara melalui Padang Lawas Utara, Labuhanbatu Selatan, dan Kabupaten Labuhan Batu sebelum mencapai pantai timur Sumatra dengan muaranya di Selat Malaka. Kota terbesar di tepi sungai Barumun adalah Kotapinang, Labuhan Batu Selatan, dengan populasi 54.000 orang.

Sedangkan kota terbesar di daerah aliran sungai Barumun adalah Rantau Prapat, yang terletak di Bilah dengan populasi 164.000 orang. Sungai ini adalah salah satu sungai terbesar di Sumatra dengan panjang sekitar 440 km. Anak-anak sungai termasuk Sungai Bila (Bilah), Kanan, Batang Pane, Sihapas, dan Aek Sangkilon. Semua anak Sungai Barumun bersumber dari daerah pegunungan di sepanjang Pegunungan Bukit Barisan.

Hulu sungai : Siraisan, Kabupaten Padang Lawas
Muara sungai : Selat Malaka
Panjang : 440 km (270 mi)

5. Sungai Kampar (413.5 km) – Riau & Sumatera Barat

Sungai Kampar merupakan salah satu sungai terpanjang di pulau Sumatera Indonesia yang memiliki keunikan dan menjadi ciri khas hingga terkenal sampai kemanca negara seperti salah satunya bisa dijadikan sebagai spot surfing bagi para peselancar atau yang lebih dikenal bernama Ombak Bono.

Sungai Kampar

Sungai Kampar – foto porosriau.com

Sungai Kampar berhulu di Bukit Barisan sekitar Sumatra Barat dan bermuara di pesisir timur Pulau Sumatra di wilayah provinsi Riau. Sungai ini merupakan pertemuan dua buah sungai yang hampir sama besar, yang disebut dengan Kampar Kanan dan Kampar Kiri.

Pertemuan ini berada pada kawasan Langgam (Kabupaten Pelalawan), dan setelah pertemuan tersebut sungai ini disebut dengan Sungai Kampar sampai ke muaranya di Selat Malaka. Sementara sekitar kawasan hulu air sungai ini dimanfaatkan untuk PLTA Koto Panjang yang mempunyai kapasitas 114 MW. Sementara di hilir menjelang muara, sungai ini terkenal dengan ombak besarnya.

Sungai Kampar merupakan penggabungan dari dua anak sungai yang hampir sama besarnya yakni Sungai Kampar Kanan dan Sungai Kampar Kiri. Sungai Kampar Kanan melintasi Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kampar, sedangkan sungai Kampar Kiri melewati Kabupaten Sijunjung, Kuantan Singingi, dan Kampar.

Anak-anak dari sungai ini bertemu di kecamatan Langgam, kabupaten Pelalawan, dan kemudian mengalir menuju ke Selat Malaka sebagai sungai Kampar.[6][7] Koto Panjang, suatu danau buatan di hulu sungai, digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas 114 MW.

Hulu sungai : Bukit Barisan berlokasi Lima Puluh Kota & Sijunjung, Sumatra Barat
Muara sungai : Selat Malaka berlokasi Kuala Kampar, Pelalawan, Riau
Panjang sungai : 413.5 km (256.9 mi)

6. Sungai Siak (370 km) – Riau

Pernah mendengar kerjaan Siak? Yap kerajaan melayu yang berada di kabupaten Siak ini tepat berada disungai Siak. Sungai Siak adalah sebuah sungai yang terletak di provinsi Riau, pulau Sumatra, Indonesia. Sungai Siak Merupakan sungai terdalam di Indonesia, yang kedalamannya dahulu mencapai 30 meter, namun akibat pendangkalan kini tinggal sekitar 18 meter.

Jembatan siak melintas di sungai Siak

Jembatan siak melintas di sungai Siak

Dahulunya sungai Siak ini dapat dilalui oleh kapal-kapal besar seperti kapal tanker dan kapal peti kemas. Pada sehiliran sungai ini terdapat banyak pabrik di antaranya pabrik kelapa sawit, pabrik pengolahan kayu dan juga pabrik kertas.

Beberapa jembatan besar dibangun untuk melintasi sungai ini, di antaranya Jembatan Siak I, Jembatan Siak II, Jembatan Siak III, dan Jembatan Siak IV yang sejak tahun 2011 hingga sekarang belum rampung pembangunannya di kota Pekanbaru dan kadang dikenal juga dengan sebutan Jembatan Leighton yang diambil dari nama perusahaan yang membangun jembatan tersebut

Hulu sungai : –
Muara sungai : Selat Malaka
Panjang Sungai : 370 km (230 mi)

7. Sungai Rokan (350 km) – Riau

Sungai Rokan

Sungai Rokan – foto @afr12al

Salah satu sungai terpanjang di Sumatera lainnya masih berada di kawasan provinsi Riau. Yap namanya adalah Sungai Rokan yakni sebuah sungai yang terletak di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, Indonesia.

Sungai Rokan merupakan sungai terbesar di Riau yang melintas sejauh 350 kilometer dari muaranya di Pegunungan Bukit Barisan, Rokan Hilir hingga ke hulunya di Rokan Hulu, sampai bermuara di Selat Malaka.

Sebagai sungai terbesar, Sungai Rokan memainkan peranan penting sebagai lalu lintas penduduk dan sumber ekonomi masyarakat. Sungai-sungai lainnya adalah Sungai Kubu, Sungai Daun, Sungai Bangko, Sungai Sinaboi, Sungai Mesjid, Sungai Siakap, Sungai Ular dan lainnya.

Hulu Sungai : berlokasi di Pegunungan Bukit Barisan
Muara sungai : berlokasi di Selat Malaka
Panjang sungai : 350 km (220 mi)

8. Sungai Asahan (147 Km) – Sumatera Utara

Sungai Terbesar dan Terpanjang di Sumatera  selanjutnya adalah Sungai Asahan yang berada di beberapa kabupate diwilayah Sumatera Utara. Sungai Asahan adalah sebuah sungai sepanjang 147 Km di Provinsi Sumatra Utara, Indonesia.

Sungai Asahan

Sungai Asahan – foto @johnyhaines

Sungai Asahan mengalir dari mulut Danau Toba, melewati Porsea di Kabupaten Toba Samosir dan berakhir di Teluk Nibung, Selat Malaka, Kabupaten Asahan dekat Kota Tanjungbalai. Di bagian hilir sungai, kejadian banjir kerap kali terjadi karena meluapnya air sungai ini. Sungai Asahan merupakan sungai terbaik ketiga di dunia untuk kegiatan arung jeram.

Sungai ini merupakan sungai utama di daerah aliran sungai (DAS) Asahan. Luas DAS Asahan adalah sekitar 3.741 km2 meliputi Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai.  Sungai Asahan dimanfaatkan oleh pemerintah Sumatra Utara sebagai lokasi kegiatan arung jeram, dan telah menyelenggarakan kejuaraan arung jeram internasional hampir setiap tahunnya.

Terdapat beberapa wisata air terjun di aliran sungainya, diantaranya yang terkenal adalah Air Terjun Sigura-Gura dan Air Terjun Ponot yang dianggap sebagai air terjun tertinggi di Indonesia dengan ketinggian lebih dari 200 meter.

Muara sungai : Selat Malaka
Panjang : 147 km (91 mi)
Ukuran cekungan DAS : 3,741 km2 (1,444 sq mi)

9. Sungai Krueng (145 km) – Aceh

Sungai Krueng Aceh

Sungai Krueng Aceh – foto @muarif15

Sungai Terbesar dan Terpanjang di Sumatera yang pertama adalah Sungai Krueng  yang  sudah menjadi salah satu icon  dan ciri khas Kabupaten Aceh Besar provinsi Aceh. Sungai Krueng berhulu di pegunungan Aceh Besar mengaliri sebagian besar wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar dan bermuara di Selat Malaka.

Sungai Krueng Aceh memiliki beberapa sub daerah aliran sungai (DAS) yaitu Sub DAS Krueng Seulimeum, Krueng Jreu, Krueng Inong, Krueng Keumireu dan Krueng Aceh Bagian Hilir.

Hulu sungai : Cot Seukek, Aceh Besar
Muara sungai : Selat Malaka
Panjang : 145 km (90 mi)

10. Sungai Batang Gadis (137 km) – Sumatera Utara

Pernah dengar Batang Gadis? Yap namanya memnag sedikit unik yah. Namun siapa sangka jika Batang Gadis adalah nama sebuah Sungai besar dan panjang yang ada di Sumatera dan bahkan nama Batang Gadis juga diabadikan menjadi nama Salah satu Taman Nasional.

Sungai Batang Gadis

Sungai Batang Gadis – foto ig @just.picture14

Sungai Batang Gadis adalah Sungai terpanjang di Kabupaten Mandailing Natal, dari Hulu Pakantan Muara Sipongi melewati Kotanopan, Panyabungan, Siabu, dan bermuara di Muara Batang Gadis, Mandailing Natal yang juga merupakan bagian dari Taman Nasional Batang Gadis, Sumatra Utara, Indonesia.

Luas Daerah Aliran Sungai(DAS) Batang Gadis adalah 369.963,95 Ha. Sungai ini mengalir di bagian barat laut pulau Sumatra yang beriklim hutan hujan tropis. Sungai Batang Gadis berkontribusi banyak bagi perekonomian masyarakat Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai Irigasi, Pembangkit Listrik, Pemeliharaan Ikan, Kebutuhan sehari-hari.

Hulu sungai : Hulu Pakantan, Pakantan, Mandailing Natal
Muara sungai : Muara Batang Gadis, Mandailing Natal
Panjang : 137.50 km (85.44 mi)
Ukuran cekungan DAS : 369.963,95 Ha

11. Sungai Way Tulang bawang (136 km) – Lampung

Sungai Tulang bawang

Sungai Tulang bawang – fajarsumatera.com

Sungai terpanjang dan terbesar lainnya di pulau Sumatera adalah Sungai Way Tulangbawang. Sungai Tulangbawang (Way Tulangbawang) adalah sungai (bahasa Lampung: way) terlebar dan terpanjang keempat di Provinsi Lampung, Indonesia. Nama sungai ini diambil dari nama tempat, Tulangbawang, yang telah dikenal lama bahkan semenjak masa awal Kerajaan Sriwijaya di abad ke-5 M.

Dengan luas daerah tangkapan 1.285 km persegi, sungai ini mendominasi bentang alam Kabupaten Tulangbawang dan melintasi ibu kota kabupaten, Menggala. Sebagai salah satu sungai terbesar di provinsi ini, alirannya digunakan oleh penduduk setempat terutama sebagai sumber air irigasi, dan sebagai sarana transporasi sungai
Sungai Wampu.

Muara sungai : Laut Jawa
Panjang Sungai : 136 km (85 mi)
Ukuran cekungan DAS : 10,150 km2 (3,920 sq mi)a

12. Sungai Lematang – Sumatera Selatan

Beralih ke Selatan pulau Sumatera, ada beberapa sungai yang juga cukup panjang dan besar seperti salah satunya adalah  Sungai Lematang. Sungai Lematang adalah sungai yang terletak di Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, Indonesia.  Di sungai ini pernah diketemukan jenis perahu zaman dahulu yang disebut biduk. Dahulunya sungai ini sering dilewati kapal roda lambung yang menelusuri daerah dan singgah untuk menjual barang dagangan.

Jembatan di Sungai Lematang

Jembatan di Sungai Lematang – foto @palembang.update

Dari sinilah asal mula nama kota Lahat lahir, yaitu pada saat kapal meninggalkan daerah yang disinggahi maka orang setempat pulang dari pinggir sungai yang dalam bahasa Lahatnya Larat (pergi). Semakin dangkalnya air membuat Sungai Lematang tidak lagi dapat dilewati kapal roda lambung.

Sungai Lematang juga melintas di depan Bukit Serelo yang juga berada di Kabupaten Lahat. kecepatan arus sungai ini cukup deras yaitu berkisar antara 18 – 20 km/jam. Namun bila dalam musim hujan, bisa jauh melampaui itu. Pada waktu musim kemarau, sungai ini bisa menjadi sangat dangkal, dengan tingkat kedalaman bisa mencapai sekitar 30 cm dan bahkan bisa muncul beberapa pulau bebatuan di tengah sungai.

Share Artikel ini lewat
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of