KATA OMED

Mengenal Budaya Melayu di Rumah Adat Melayu Ketapang

Perjalananku menyusuri Budaya di Ketapang terus berlanjut. Setelah sebelumnya melihat Istana Kerajaan Matan dan Klenteng Tua Pek Kong kini saya berkesempatan melihat Istana Atau Rumah Adat Melayu yang bisa dibilang Pusat kebudayaan Melayu di Ketapang.

Rumah Adat Melayu Ketapang atau yang biasa disebut bagi warga setempat sebagai Rumah Adat Melayu Kyai Mangku Ketapang ini merupakan sebuah rumah Adat khas Melayu yang lokasinya tepat berada di tepian Sungai Pawan.

Lokasi Rumah Adat Melayu Ketapang

Lokasi Rumah Adat Melayu Ketapang ada ditepi Sungai Pawan

Rumah Adat Melayu Kyai mangku Ketapang terletak di Kelurahan Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan, kira-kira 2 km dari pusat kota Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Bisa ditempuh sekitat 10 menit dari pusat kota Ketapang dengan kendaraan bermotor.

Baca JugaMegahnya Keraton Matan di Ketapang

Rumah Adat Melayu Kyai Mangku Ketapang tepat ditepi sungai pawan

Sejarah dan Design Rumah Adat Melayu Ketapang

Sejarah Rumah Adat Melayu Ketapang

Rumah Adat Melayu Ketapang terdiri dari tiga bangunan utama. Ketiga bangunan utama yang ada di rumah adat ini menjadi titik sentral bangunan utama seperti bangunan induk yang berukuran 20 x 30 meter, bangunan Balai Rung Sari yang berukuran 9 x 15 meter dan Balai Peranginan yang berukuran 6 x 30 meter. Luas bangunan Rumah Adat Melayu Ketapang sendiri diperkirakan mencapai 2 hektar.

Ruangan Istana Adat Melayu di Ketapang

Rumah Adat Melayu Ketapang adalah saksi bisu sejarah perkembangan kebudayaan Melayu. Pada tanggal 29 Mei 2009 dilakukan pendeklarasian dan pelantikan pengurus Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS). Sekaligus pembangunan dan pendirian Rumah Adat Melayu Ketapang.

Baca Juga : Uniknya Rumah Adat Betang di Sintang

Tower yang ada dirumah Adat Melayu Ketapang

Tujuan dibangunya Rumah Adat Melayu Ketapang adalah untuk melestarikan nilai-nilai budaya yang ada sekaligus untuk menghidupkan kembali nilai-nilai adat budaya Melayu Ketapang. Selain itu juga untuk memberikan pengetahuan kepada generasi muda tentang adat budaya Melayu Ketapang yang sebenarnya.

Salah satu Bagian Rumah Adat Melayu Ketapang

Rumah Adat Melayu Ketapang dibangun dari bahan baku kayu belian (ulin). Designya yang futurisik membuat banyak warga sengaja datang kesini tidak hanya untuk belajar ilmu kebudayaan melayu tetapi juga untuk berwisata menikmati keindahan bangunanya.

Aula Utama bagunan Balai Adat Melayu Ketapang

Sayangnya kini Rumah Adat Melayu Ketapang seperti sudah tidak terawat dengan baik. Banyak tanaman liar dan kebersihanya tidak dirawat dengan baik oleh pengelola. Bahkan ada kesan angker saat saya mencoba masuk kedalamnya.

 

Share Artikel ini lewat
  •  
  •  
  •  
  •  

Omed

Bapaknya komunitas Backpacker Jakarta yang hanya ingin menceritakan pengalaman saya berkeliling Indonesia selama 360 Hari ke 34 Provinsi dan lebih dari 380 Kabupaten atau kota se Indonesia. Jangan lupa Follow Instagram @kataomed untuk melihat aktivitas dan keseharian saya

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of