Bukit Tangkiling, Wisata Alam dan Sejarah Kota Palangka Raya yang Magis dan Mistis

Siapa sangka jika kota Palangka Raya yang dipenuhi hutan dan berlahan gambut memilki sebuah bukit berbatu yang cukup tinggi bernama Bukit Tangkiling. Seperti yang kita tahu jika Kota Palangkaraya hanyalah sebuah dataran yang sangat luas jauh dari lautan maupun perbukitan.

Gerbang Masuk Bukit Tangkiling

Nah ternyata Bukit Tangkiling dikota Palangkaraya ini menjadi satu-satunya kawasan perbukitan diantara luasnya dataran Hutan Palangka Raya dan bahkan dibukit Tangkiling ini banyak bebatuan yang cukup besar-besar, padahal Palangkarya tidak ada gunung sama sekali. Karena saya penasaran mengenai sejarah dan ada apa saja di Bukit Tangkiling yang konon merupakan legenda Rakyat Palangka Raya, akhirnya saya memberanikan diri berkunjung langsung ke Bukit Tangkiling.

Lokasi & Akses menuju Bukit Tangkiling

Bukit Tangkiling berada di kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia. Bukit Tangkiling ini berjarak kurang lebih 34 Km dari pusat kota Palangkaraya atau bisa ditempuh dalam waktu 1 jam perjalanan dengan kendaraan bermotor.

Bukit Tangkiling mempunyai ketinggian sekitar 500 Mdpl. Memang Bukit ini tidak terlalu tinggi namun dari atas bukit Tangkiling, kita bisa melihat pemandangan kota disekitarnya dan juga rimbunya hutan Kalimantan berserta sungai-sungai Kahayan yang mengelilingi kawasan sekitar Bukit Tangkiling.

Tidak ada kendaraan umum yang bisa membawa kita ketempat ini kecuali jika naik angkutan Bus antar kota dan kabupaten di Kalimantan Tengah dengan Tujuan Kabupaten kasongan atau Kota Watingin, lalu kita turun disimpang kawasan Bukit Tangkiling. Dari Jalan raya jaraknya sekitar 300 meteran atau sekitar 10 menit berjalan kaki hingga dipos gerbang jaga.

Biaya Tiket Masuk Bukit Tangkiling dan Jam Operasional

Bukit Tangkiling terbuka untuk umum septiap hari mulai pukul 07.00 pagi hingga pukul 17.00 sore. Kawasan bukit Tangkiling bisa dibilang cukup extreem karena jalanan berbatu terjal saat kita akan menanjak kepuncak Bukit. Biaya Masuk atau Harga Tiket masuk ke kawasan Bukit Tangkiling adalah Rp 10.000/ pengunjung dan biaya parkir motor Rp 5000.

 

Biasanya saat libur tiba, bukit Tangkiling ini akan dipenuhi wisatawan yang datang dari berbagai daerah baik dari Kalimantan Tengah maupun daerah lainya di Kalimantan yang memang ingin berziarah ke kawasan Magis disekitar bukit Tangkiling atau yang memang penasaran ingin melihat bukitnya langsung seperti saya.

Ada apa di Bukit Tangkiling ?

Di Bukit Tangkiling terdapat sebuah batu yang bentuknya seperti sebuah perahu. menurut petugas yang berjaga, dahulu kala batu ini adalah sebuah perahu yang berubah menjadi batu (basaluh). Sekilas ceritanya mirip dengan kisah Malin Kundang legenda dari Jawa Barat. Kisah serupa juga terjadi juga pada sejarah Bukit Tangkiling yang mana sang anak mencintai ibunya sendiri namun ibunya tidak menerimanya.

Ada Pura dan Batu Kramat di Bukit Tangkiling Palangkaraya

Ada sebuah lorong atau celah sempit diantara bebatuan yang merupakan jalan menuju kawasan lainnya di Bukit Tangkiling. Nah ceritanya bila seseorang berbuat dosa besar, maka dia tidak akan bisa melewati jalan atau celah kedua batu tersebut. Akh beruntung saat saya mencoba melewatinya Alhamdulilah aman dan tidak ada Masalah.

Ada beberapa bangunan kecil seperti rumah-rumahan yang diletakan atau didirikan disekitar batu besar. Rumah-rumahan tersebut terlihat begitu sakral dengan balutan kain kuning yang menghiasinya ditambah lagi ada banyak sesajen yang diletakan didalam ruangan dirumah-rumahan tersebut. Serem sih heee, apalagi saya sendirian saat itu. Saya juga sempat melihat ada sebuah pura besar yang berdiri megah diatas perbukitan disekitar Bukit Tangkiling. Namun karena terasa magis akhirnya saya hanya berfoto saja dan kemudian segera bergegas meninggalkan pura tersebut.

Pemandangan dari Atas Bukit Tangkiling Palangkaraya

Oh ya buat kamu yang ingin mendaki kepuncak Batu Bukit Tangkiling, kalian harus berhati-hati karena terkadang bebatuanya cukup licin. Soal makanan dan minuman jangan khawatir karena disepanjang jalur pendakian banyak yang berjualan makanan ataupun minuman. Dibutuhkan waktu sekitar 30 menit hingga 1 jam pendakian untuk sampai dipuncaknya. Rasa lelahmu akan terbayar begitu sampai dipuncak Bukit Batu Tangkiling sebab pemandangan indah yang hijau dan liukan-liukan sungai disekitar jalan raya menambah kekaguman kamu akan hutan Kalimantan yang masih sangat Rimba.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of