11 Kampung Adat Terindah Di Indonesia Yang Masih Asli Dan Wajib Dikunjungi

Indonesia merupakan negara dengan berbagai suku dan budaya. Tak heran, jika Indonesia memiliki banyak adat yang harus dilestarikan.

Bisa dibilang 11 kampung adat ini masih lestari dan masih original tak ada perubahan dari masa-kemasa karena masih dijaga dengan baik oleh para generasi penerusnya.

Apa saja kampung adat tradisional di Indonesia  tersebut, simak liputanya.

1. Kampung Adat Praijing, NTT

kampung adat praijing sumba

kampung adat praijing sumba – foto ig @kataomed

Kampung Adat  Praijing termasuk salah satu desa adat di Indonesia yang masih sangat tradisional. Kampung ini berada di Desa Tebara, Kecamatan Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.

Rumah adat yang ada di Kampung Praijing bernama Uma Bokulu, bentuknya seperti rumah panggung dengan atap berundak menjulang bak menara.

Rumah adat Uma Bokulu ini unik, karena terdapat batu-batu megalitik di dalamnya. Jumlahnya sekarang ada total 38 rumah Uma Bokulu. Nilai-nilai luhur juga masih dipegang teguh oleh penduduk di desa ini.

Selain bisa mengenal dan melihat kebudayaan lokal, daya tarik dari desa ini adalah keindahan arsitektur tradisional yang menyatu dengan alam di Kampung Praijing.

Baca juga : Mengenal 6 Suku Yang Ada Di Nusa Tenggara Timur

2. Desa Trunyan, Bali

Desa Trunyan, tempat wisata di kintamani bali

Desa Trunyan, tempat wisata di kintamani bali – foto @ricsnt

Bali juga punya desa yang sampai sekarang masih menanamkan nilai-nilai tradisional dari leluhurnya, salah satunya Desa Trunyan. Desa ini juga sudah mendunia karena kemistisannya.

Tepatnya, Desa Trunyan terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

Yang unik dari desa ini adalah tata cara pemakamannya, yang mana jenazah bukan dikuburkan melainkan diletakkan di bawah pohon Teru Menyan hingga terurai dan menyatu dengan tanah.

Namun, tidak akan tercium bau busuk dari jenazah, hal ini karena pohon Teru Menyan dapat menyerap bau busuk dari mayat.

Di balik prosesi pemakamannya yang mistis, Desa Trunyan juga memiliki pemandangan alam yang begitu menawan. Desa ini juga dekat dengan Danau Batur yang menambah keindahan pemandangan di Desa Trunyan.

3. Kampung Adat Wae Rebo, NTT

kampung adat waerebo

kampung adat waerebo – foto ig @kataomed

Terkenal akan keunikan rumah adatnya dan terdaftar sebagai salah satu situs kekayaan dunia oleh UNESCO, Desa Wae Rebo ini berada di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Berada di ketinggian 1000 mdpl dan dikelilingi perbukitan, menjadikan Desa Wae Rebo termasuk yang tertinggi di Indonesia yang disebut juga sebagai kampung di atas awan.

Untuk sampai ke desa ini, pengunjung harus menempuh perjalanan sejauh 6 km dan mendaki selama 3 jam. Di desa ini hanya terdapat 7 rumah adat berbentuk kerucut, dan jumlah ini akan selalu tetap.

Selain karena kebudayaan dan adat istiadat yang kental, keindahan alam yang masih sangat alami membuat banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara tertarik untuk mengeksplorasi desa ini.

Baca juga : Inilah Bandara Terbesar dan Tersibuk di NTT

4. Kampung Naga, Tasikmalaya

kampung naga tasikmalaya

kampung naga tasikmalaya – foto ig @asadtea

Kampung Naga adalah sebuah desa adat di Tasikmalaya yang berada di lembah bukit yang asri dengan masyarakat yang masih memegang teguh adat istiadat leluhur.

Keindahan alamnya juga masih sangat asri nan hijau berpadu dengan rumah-rumah penduduk berarsitektur tradisional. Masyarakatnya yang sangat ramah juga menjadi salah satu daya tarik desa ini.

Selain itu, rumah adat di Kampung Naga juga menjadi hal yang ikonik. Hal ini karena rumah di desa ini tidak boleh dicat sebagai lambang dari kesederhanaan.

5. Desa Adat Kete Kesu, Sulawesi Selatan

Desa Adat Kete Kesu, Sulawesi Selatan

Desa Adat Kete Kesu, Sulawesi Selatan – foto ig @kataomed

Desa yang telah berusia ratusan tahun ini merupakan kebanggaan masyarakat Tana Toraja. Desa Kete Kesu yang ada di kawasan Tana Toraja, Sulawesi Selatan ini terkenal dengan rumah adatnya yaitu Tongkonan.

Memiliki bentuk yang begitu khas, atapnya berbentuk melengkung, terdiri dari bambu disusun rapi dan disampingnya ada sebuah lumbung yang biasa disebut alang.

Selain rumah adatnya yang menarik, Desa Kete Kesu juga terkenal dengan ritual pemakamannya yang unik. Jenazah di desa ini diletakkan di sebuah pemakaman yang berbentuk goa batu.

Pemakaman tradisional ini dipenuhi oleh tulang belulang dari mayat warga, lengkap dengan peti mati yang diukir.

6. Desa Adat Suku Baduy, Banten

kampung adat baduy

kampung adat baduy – foto ig @heddikadik

Desa Adat Suku Baduy yang berlokasi di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten ini memang menjadi destinasi wisata unggulan di Banten.

Suku Baduy terkenal dengan keteguhannya mempertahankan tradisi dari leluhur mereka. Desa ini sangat unik karena terisolasi dari dunia luar dan masih sangat tradisional.

Salah satu ciri khas warga di desa ini adalah pakaiannya yang berwarna putih alami dan biru tua serta memakai ikat kepala putih.

Pengunjung yang datang kesini juga harus memperhatikan beberapa hal, yaitu dilarang mengambil gambar, dilarang mengambil hasil alam tanpa izin, serta dilarang menggunakan sabun, shampo, maupun pasta gigi.

Jika ingin berkunjung ke Desa Adat Suku Baduy ini, pengunjung dapat tinggal bersama di rumah masyarakat Baduy.

7. Desa Adat Takpala, Alor Ntt

Mencoba Pakaian Adat Alor si Desa Adat Takpala

Dulunya area Desa Takpala adalah hutan. Suku yang mendiami daerah sini dikenal sebagai Suku Abui, yang artinya orang gunung. Nah mereka inilah yang sampai saat ini masih bertahan didesa Takpala.

Desa Takpala bisa ditempuh Sekitar 30 menit perjalanan menggunakan motor dari pusat Kota Kalabahi yakni Ibu Kota Kabupaten Alor. Desa Takpala lokasinya berada diatas perbukitan. Desa Adat Takpala hingga kini masih mempertahankan prinsip-perinsip dan kehidupan nenek leluhurnya.

Di Desa Takpala ini kita bisa melihat kerajinan tangan hasil tenunan para wanita yang dilakukan setiap hari. Dereta rumah adat khas Pulau Alor terbentang dan tersusun rapi menambah kesan istimewa dan Eksotis.

8. Kampung Adat Ratenggaro

kampung adat ratenggaro

kampung adat ratenggaro

Kampung Retenggaro Sumba atau biasa dikenal juga dengan nama Desa Adat Retenggaro merupakan salah satu tempat ikonik di Pulau Sumba. Kampung adat ini memiliki ciri khas jajaran rumah dengan atap yang menjulang tinggi.

Selain itu, Kampung Retenggaro Sumba ini punya beberapa objek wisata menarik dan magis di dalamnya yang bisa di eksplor oleh pera wisatawan dan traveller yang penasaran.

Kampung Retenggaro Sumba adalah sebuah desa yang terletak di Desa Umbu Ngedo, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kampung yang satu ini berada di ujung dekat sebuah pantai yang punya panorama menawan yakni Pantai Retenggaro. Dari kawasan Kampung Retenggaro ini kamu juga bisa menikmati pemandangan perairan yang dekat dengan kawasan kampung adat yang pastinya nampak begitu asri.

9. Kampung Adat Bawomataluo

Kampung Adat Bawomataluo

Kampung Adat Bawomataluo

Kampung Adat Bawomataluo juga masuk kedalam daftar kampung adat terindah di indonesia yang masih asli dan wajib dikunjungi.

Kampung Adat Bawomataluo berada di berada di kota Teluk Dalam yakni ibu kota Kabuaten Nias Selatan. perkampungan adat khas Nias yang menampikan Tradisi melompat batu atau yang biasa disebut oleh orang Nias sebagai Fahombo.

Pada zamanya, semua pria di Kampung ini harus melakukan ritual Lompat Batu yang ketinggianya mencapa 2 meter dengan ketebalan 40 cm.

Bagi yang berhasil melompti batu ini maka sudah bisa dianggap dewasa dan bisa ikut berperang membela kampung.

10. Desa Sade, Lombok

desa sade lombok

desa sade lombok – foto ig @ariemohr

Daftar kampung adat terindah di indonesia yang masih asli dan wajib dikunjungi datang dari ulau Lombok yakni Desa Sade.

Desa Sade adalah salah satu desa yang berada di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Desa ini dikenal sebagai dusun yang mempertahankan adat suku Sasak. Suku Sasak Sade sudah terkenal di kalangan wisatawan yang datang ke Lombok.

Uniknya dari kebiasaan warga desa sade adalah saat mengepel lantai rumah menggunakan kotoran kerbau.

Hal ini dikarenakan pada Jaman dahulu belum ada plester semen sehingga orang Sasak Sade mengoleskan kotoran kerbau di alas rumah. Konon, dengan cara begitu lantai rumah dipercaya lebih hangat dan dijauhi nyamuk.

11. Kampung Adat Sijunjung

Kampung Adat Sijunjung

Kampung Adat Sijunjung – foto ig @sarpras_ppmd

Kampung Adat Sijunjung juga masuk kedalam daftar kampung adat terindah di indonesia yang masih indah dan masih menjaga tradisi nenek moyangnya hingga sekarang.

Kawasan Rumah Tradisional Padang Ranah Nagari Sijunjung sudah masuk dalam daftar inventaris cagar budaya tidak bergerak Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat.

Nagari Sijunjung memang berada di Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat. Posisinya sekitar enam kilometer dari Muaro Sijunjung, ibu kota kabupaten atau sekitar 122 kilometer dari Padang.

 

**

Itulah beberapa daftar kampung adat yang masih tetap setia melestarikan budaya dan tradisinya hingga sekarang.

Wah, warisan turun termurun ini menambah ilmu bagi wisatawan. Jadi, mana kampung yang ingin kamu kunjungi?

You may also like...

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of