KATA OMED

Backpackeran Ke Bima dan Sape di NTB

Salah satu Destinasi Wisata atau kawasan yang jarang dikunjungi wisatawan adalah Bima. Bahkan banyak yang hanya menjadikan Bima sebagai kota perlintasan saja saat mereka akan menuju Labuan Bajo atau Sumba atau Lombok via jalur Darat.

Kantor Walikota Bima – foto Repubilka

Apa sih yang menarik dari Bima dan mengapa Bima tidak bisa memanfaatkan peluang keberadaan strategis lokasinya yang berada diantara Destinasi Unggulan Indonesia seperti Lombok, Bali, Labuan Bajo hingga Sumba.

Sekilas Tentang Kota Bima

Kota Bima adalah salah satu Kota yang berada di ujung Timur Pulau Sumbawa. Kota Bima adalah sebuah kota otonom yang terletak di Pulau Sumbawa bagian timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Kota kecil ini diapit oleh beberap bukit Tinggi dan juga berada dikawasan teluk atau tepi laut.

Peta Sumbawa dan Kota Bima – foto Wikipedia

Suku asli masyarakat Kota Bima adalah suku Bima atau dikenal dalam bahasa lokal nya Dou Mbojo. Masyarakat kota Bima umumnya 90 persen beragama Islam dan berdasarkan data tahun 2000 tercatat ada 116.295 jiwa yang tinggal di kota tepian air ini.

kota Bima sumbawa Nusa Tenggara Barat – foto by iwantezar

Saat ini Bima terbagi kedalam 2 wilayah kepemerintahan yakni Kota Bima dan Kabupaten Bima sebagai pemekaran dari wilayah Bima. Secara historis Kota Bima merupakan pusat Kesultanan Bima dimasa lampau. Koya ini juga menjadi salah satu pusat peradaban agama islam dimasanya.

Apa yang Menarik dari Kota Bima

Berikut ini beberapa hal yang cukup menarik dari Kota Bima dan Kabupaten Bima yang sempat saya rangkum saat saya explore Bima beberapa kali.

Bima adalah kota Kerajaan

Bima adalah kota Kerajaan

1. Destinasi Wisata di Bima

Seperti yang saya sampaikan diatas, Bima itu merupakan kota persinggahan. Amat sangat disayangkan jika maanfaat kota persinggahan tidak diberdayakan dan dikelola pariwisatanya. Padahal menurut saya Bima bisa menjadi tujuan wisata tersendiri karena keindahan alamnya maupun sejarahnya.

Daftar Wisata di Kota Bima

Kota Bima berada di bibir Teluk yang sangat indah. Wisata pantai tentunya menjadi salah satu destinasi unggulan dikawasan ini. Pariwisata yang sangat menarik untuk dikunjungi saat kalian berada di kota Bima adalah :

Untuk wisata Alam, kalian bisa menggunjungi Pantai Kalaki, Pantai Lawata, Pantai Amahami, Pantai Oi Ni’u, Pantai Ule, Pantai Kolo dan wisata Pulau Kambing yang berada tak jauh dari pelabuhan Bima.

Museum Asi Mbojo Kota Bima

Museum Asi Mbojo Kota Bima

Sementara itu untuk Pariwisata budaya dan sejarah kalian bisa mengunjungi kawasan museum Asi Mbojo, Kuburan Tolobali, Bukit Danatraha (kompleks makam Kesultanan Bima), pusat kerajinan tenun tradisional di Kelurahan Rabadompu, dan Langgar kuno di Kelurahan Sarae. Selengkapnya tentang Wisata di Kota Bima bisa kalian baca dilink tersebut.

Masjid Apung kota Bima

Masjid Apung kota Bima

Oh ya di kota Bima juga ada Masjid unik yakni Masjid Apung kota Bima. Masjid ini berada tepat ditepi pantai dan menjorok kearah tepian laut. Lokasinya persis berada di pusat kota dekat pantai Lawata. Saat sunset kita bisa meihat kesyahduanya. Satu lagi, jangan lupa kulineran disekitar masjid atau ditepi pantai dengan suasana deburan ombak yang menenangkan.

Sunset di Pantai Lawata Bima

Sunset di Pantai Lawata Bima

Daftar Wisata di Sape Kabupaten Bima

Setelah puas explore kawasan Kota Bima, saya melanjutkan perjalanan explore kawasan di sekitar Kabupaten Bima yakni Kearah Sape. Sape adalah salah satu daerah kecamatan yang berada paling ujung timur pulau Sumbawa. Nah jika kalian ingin menyebrang ke Labuan Bajo atau Sumba, kalian harus menuju pelabuhan yang ada di Sape.

Kapal wisata di Pelabuhan Sape Bima

Kapal wisata di Pelabuhan Sape Bima

Lokasi Sape yang berada dekat dengan kawasan Labuan Bajo dan Sumba membuat banyak wisata2 unggulan bisa kita nikmati. Bahkan menurut saya, beberapa wisata keren di sekitar Sape jauh lebih indah dibanding beberapa wisata unggulan di daerah lainnya.

Pantai Lariti Sape Bima

Pantai Lariti Sape Bima

Ada Banyak pulau2 yang indah dan pantai berpasir putih bisa kita jumpai di kawasan Sape seperti Pantai Lariti, Pantai Pink, pantai pulau Kelapa, Pulau Ular, Pantai Pulau Pasir Putih, Pulau Bajo Pulau, Pantai Tanjung Meriam dan pantai lainnya.

Pantai Pasir Putih di Sape Bima

Pantai Pasir Putih di Sape Bima

Untuk menuju pantai Lariti cukup mudah yakni bisa melalui Jalur darat sekitar 30 menitan dari pelabuhan Bima. Sementara untuj menuju destinasi pulau2 sekitarnya, kita harus menyewa kapal atau perahu kecil milik nelayan yang biasa disewakan dekat pelabuhan. Kapasitas kapalnya hanya untuk 6-8 orang saja. Nah selama 1 harian kita bisa mengunjungi dan mengelilingi beberapa wisata alam yang indah disana.

Pantai Indah di Sape

Pantai Indah di Sape

Wisata di sekitar Bima

Selain wisata di kota Bima dan kawasan Sape, destinasi wisata lainnya disekitaran kota Bima juga bisa kunjungi seperti kawasan wisata kampung adat lengge wawo. Dikampung adat ini kalian bisa berfoto dengan rumah2 adat khas Boma dan mencoba pakaian adatnya. Oh ya, Uma Lengge merupakan bangunan tradisional suku Mbojo yang berada di Kecamatan Wawo Kabupaten Bima. bangunan tersebut berbentuk kerucut. Pada zaman dahulu, Uma Lengge digunakan sebagai tempat tinggal oleh masyarakat Wawo dan sebagian digunakan juga sebagai lumbung.

Pantai Panda Bima

Pantai Panda Bima

Destinasi Wisata lainnya adalah pantai Panda dan pantai Wena yang tak jauh dari kota Bima. Sepanjang pesisir jalan menuju bandara Bima, kita juga bisa menyaksikan penambangan garam dan tambak ikan. Saya sendiri sempat mengabadikan kawasan tambang garam yang berada tepat dipinggir jalan.

Tambang Garam di Bima

Tambang Garam di Bima

Jika kalian suka dengan aktivitas treking dan pergunungan, kalian bisa menyebrang kepulau Sangeang Api yang berjarak sekitar 4 jam dari kota Bima. Gunung Api ini masih sangat aktif jadi kalian harus waspada saat mendaki. Selain gunung api Sangeang, kalian bisa juga mendaki gunung Tambora di kabupaten Dompu. Jarak dari kota Bima ke Gunung Tambora cukup dekat yakni hanya 2-3 jaman saja.

Situ sejarah Uma Leme di Dongo Bima

Situ sejarah Uma Leme di Dongo Bima

Salah satu situs yang bersejarah dan masih tersisa hingga saat ini adalah situs uma leme. Saat pertama kali saya kesini, wow cukup jauh dan butuh perjuangan melintasi kawasan perbukitan terjal. Uma Leme sendiri berada di Desa yang berlokasi di puncak gunung di Kecamatan Donggo tersebut (Mbawa).

Rumah adat Bima

Rumah adat Bima Lainnya

Rumah Adat Uma Leme di Dongo Khas Maysrakat Bima

Rumah Adat Uma Leme di Dongo Khas Maysrakat Bima

Desa Mbawa memiliki jumlah penduduk hampir 4 ribu lebih, dan terbagi dalam 10 dusun. Desa itulah tercatat sebagai penduduk terbanyak di Kecamatan Donggo. Uniknya dikampung atau dusun ini adalah keberagaman dan toleransi yang tinggi sesama warganya. Bahkan dalam saru keluarga ada yang berbeda2 keyakinanya. Yang menarik dari dusun ini lagi adalah kita masih bisa menyaksikan proses tenun khas Bima yang dilakukan oleh perempuan2 dikampung ini.

Tenun Khas Bima dikampung Dongo

Tenun Khas Bima dikampung Dongo

Kuliner Khas Bima

Beberapa kali saya bertanya dengan teman2 saya yang tinggal di Bima dan menanyakan kuliner khasnya apa, banyak yang tidak tahu dan mengatakan jika di Bima ini sudah campuran dengan pendatang jadi kuliner khasnya sudah susah ditemui. Tapi karena saya penasaran akhirnya saya mencari kesana kemari dan berjumpalah dengan salah satu bubur khas warga Bima atau Dompu yakni Minasarua.

Minasarua seperti bubur hangat yang rasanya hee saya kurang suka. Cukup kuat dan katanya memang untuk menambah stamina pria. Bubur ini bisa kalian jumpai disepanjang jalan menuju Dompu. Minsarua itu sendiri terbuat dari bahan dasar beras ketan dan beras biasa. Kedua bahan tersebut dicuci lalu kemudian dibuat ragi, sehingga terbentuk tape ketan.

Minasarua, Minuman khas Bima yang mirip Bubur

Minasarua, Minuman khas Bima yang mirip Bubur

Bumbu yang digunakan untuk pembuatan minasarua adalah jahe, merica, lada jawa dan kunyit. Semua bumbu itu dengan ditambah air secukupnya ditumis dengan menggunakan minyak kelapa khusus yang di buat warga setempat.

Selain itu kuliner khas Bima lainnya adalah Uta Sepi Tumis, Uta Palumara Londe. Jika kita terjemahkan, Uta Palumara Londe ini maksudnya adalah ikan bandeng kuah santan. Untuk kuenya ada Binga Dolu, pahanga Bunga, pahanga Sinci dan Pahanga kahangga. Sebenarnya sih masih banyak lagi kuliner khas Bima lainnya yang bisa kalian coba, namun untuk menemukanya butuh perjuangan extra.

Cara Menuju ke Bima

Tak perlu bingung jika kalian ingin menuju kota Bima. Banyak cara yang bisa kalian pilih seperti via Udara atau pesawat, lewat jalur Darat menggunakan Bus atau lewat Jalur Laut dengan naik kapal pelni.

Ke Bima Via Udara

Jika kalian hanya punya waktu sedikit dan tidak ingin lewat darat atau naik kapal maka satu-satunya jalan adalah naik pesawat menuju kota Bima. Oh ya Kota Bima memilki Bandara yang terbilang cukup aktif melayani beberapa rute penerbangan seperti dari Bali ke Bima dan Lombok ke Bima.

Bandara Kota Bima

Bandara Kota Bima

Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin adalah nama Bandara di kota Bima. Nama Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin diambil dari nama Sultan terakhir kerajaan Bima. Bandara Bima terletak di Palibelo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat dengan kode IATA: BMU.

Maskapai yang melayani Penerbangan mwnuju kota Bima adalah Explore Jet by Garuda, Nam Air, Wings, Susi Air san pesawat Atr lainnya. Untuk rutenya sendiri adalah menuju Jakarta, Mataram Lombok, Bali, Labuan Bajo, Waingapu Sumba hingga Makassar melalui transit dibandara tertentu.

Ke Bima Lewat Jalur Laut

Kota Bima sendiri memilki sebuah pelabuhan besar yang mampu disinggahi kapal yang berukuran besar seperti pelni. Pelabuhan Bima berada sangat strategis karena langsung berada dipusat kotanya. Pelabuhan Bima juga termasuk jalur perlintasan utama yang akan disinggahi berbagai kapal pelayaran dari kawasan Barat maupin kawasan timur Indonesia.

Pelabuhan kota Bima – foto media ntb

Dari wilayah Barat Indonesia seperti dari Jakarta, Surabaya, Lombok dan Bali bisa naik kapal pelni menuju kota Bima. Sementara dari kawasan Timur Indonesia kita juga bisa naik kapal pelni menuju Bima seperti dari Baubau, Ambon, Sorong, Makassar, Labuan Bajo dan Sumba. Untuk Jadwal kapal pelni Ke Bima bisa kalian cek dilink tersebut.

Ke Bima lewat jalur Darat

Bagi teman2 yang ingin mencoba backpackeran ke Bima lewat jalur darat, pilihanya bisa melalui Bali – Lombok – Sumbawa dan menuju kota Bima. Perjalanan yang dibutuhkan melalui jalur darat ke kota Bima adalah 3 hari 2 malam jika kalian berangkat dari Jakarta.

Bus dari Bima ke Pelabuhan Sape

Bus dari Bima ke Pelabuhan Sape – foto adhiegraphy.blogspot.com

Sebenarnya ada Bus umum yang melayani rute dari Jakarta ke Bima maupun sebaliknya. Jadi kalian gak perlu naik turun kendaraan lagi tapi cukup duduk manis saja di Bus. Namun jika kalian ingin berpetualang kearah Labuam Bajo atau Sumba lewat jalur darat, info petunjuk lengkapnya bisa kalian lihat disini :

Penginapan di Bima dan Sape

Katena Bima adalah kota cukup besar dan ramai jadi sangat mudah mencari penginapan dikota ini. Mulai dari hotel berbintang yang jutaan hingga hotel standar yang 100ribuan. Jika kalian datang menggunakan Bus maka biasanya bus akan singgah di terminal kota Bima. Nah tepat disebelah terminal ada banyak hotel murah yang bisa kalian pilih seperti hotel Favorit Bima dan hotel Bintang Bima. Lokasinya pas dipusat kota dan dekat dari manapun sehingga jauh lebih mudah.

Namun jika kalian datang dengan menggunakan kapal laut maka kalian akan singgah dipelabuhan Bima. Tak jauh dari pelabuhan Ada penginapan yang nyaman dan murah yakni Hotel 9. Saya sendiri selama explore Bima menginap di hotel ini karena kebetulan saat itu sedang promo. Sayang lokasinya dekat pelabuhan dan cukup butuh waktu sskitar 10 menitan menuju pusat kota Bima.

Info Rental atau Sewa Motor dan Mobil di Bima

Nah ini dia info penting yang sering sekali susah saya temukan. Info penyewaan motor atau mobil di Bima yang menurut saya bisa kalian pilih adalah :

Nah gengs itu tadi sekilas info penting tentang Bima dan sekitarnya yang bisa kalian jadikan pedoman awal sebelum kalian explore Bima. Saya sendiri cukup suka dengan kota ini, itu kenapa saya sudah 5 kali datang dan liburan ke kota yang sering disebut Kota Tepian Air.

Selamat Liburan.

Share Artikel ini lewat
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of