KATA OMED

6 Pendaki Gunung Hilang, Belum Ditemukan dan Meninggal

Bertualang alam, terutama mendaki gunung, selalu menyenangkan. Tapi, tidak semuanya berakhir sama senangnya. Enam pendaki gunung ini hilang, belum ditemukan dan meninggal. Mari berdoa untuk mereka.

 

Mencintai alam tidak ada salahnya. Sebagai manusia biasa, kita memiliki hasrat untuk berpetualang menikmati alam. Mencintai alam dengan cara menikmati segala proses dan perjalanan terjalnya, adalah sebuah keniscayaan bagi pecinta alam sejati. Ditambah, Indonesia adalah surganya wisata alam. Dari gunung hingga laut, kita tidak pernah kehabisan. Karenanya, banyak komunitas lokal hingga kelompok independen yang menyatakan diri sebagai pecinta alam.

Images sources: news.trubusid

Hobi utama mereka adalah menjelajah alam. Yang paling populer di kalangan pecinta alam adalah wisata gunung. Saya dan juga Anda, pasti memiliki, setidaknya mengenal, seseorang yang hobinya naik gunung.

Tapi, nasib manusia tidak ada yang tahu. Terkadang, kita melakukan kesalahan tanpa kita sadari. Juga, meski kita sudah berdoa, kehendak Tuhan tiada yang bisa mengelak. Seperti enam pendaki gunung berikut ini. Mereka hilang saat perjalanan naik gunug. Ada yang meninggal dan belum ditemukan sampai saat ini.

1. Jopi Pranata, Pendaki Gunung Butak Yang Meninggal

Images sources: www.hipwee.com

Kabar terbaru tentang hilangnya pendaki berasal dari Gunung Butak, Malang, Jawa Timur. Di kala pandemi ini, Jopi Pranata dan tujuh belas temannya nekat mendaki gunung. Padahal pemerintah setempat sudah mengimbau untuk “Di Rumah Saja”. Tapi, tampaknya, imbauan tersebut hanyalah angin lewat bagi sekelompok pemuda tersebut.

Duka tiada terhindar, Jopi dilaporkan hilang. Temannya bersaksi melihat Jopi yang tiba-tiba melompat ke semak-semak dan tidak kembali lagi. Dari tempatnya berlari, hanya ditemukan sepatu, kaos kaki dan topi yang tertinggal.

Tim SAR dengan jumlah 85 orang kemudian melakukan pencarian pada 13 April 2020. Jopi baru ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada 15 April 2020 sejauh 111 meter dari lokasi penemuan sepatunya.

2. Alvi Kurniawan , Pendaki Gunung Lawu Yang Hilang Belum di temukan

Akhir tahun 2018, bisa jadi adalah awal mimpi buruk bagi keluarga Alvi Kurniawan (20). Pendaki asal Magelang ini hilang ketika melakukan pendakian di Gunung Lawu.

Secara kronologi, ia dilaporkan hilang pada 31 Desember 2018. Yohan Tri Anggoro, selaku Humas Basarnas Pos Surakarta menyatakan Alvi mendaki bersama enam teman lainnya. Kemudian, ia diajak balapan oleh seorang pendaki lain asal Wonosobo di hari itu, melalui jalur pendakian Candi Cetho.

Alvi Kurniawan , Pendaki Gunung Lawu Yang Hilang Belum di temukan

Alvi Kurniawan , Pendaki Gunung Lawu Yang Hilang Belum di temukan – foto tribunews

Sekitar pukul 12.15 WIB, Alvi melanjutkan mendaki ke puncak Gunung Lawu sendirian. Sebab, pendaki asal Wonosobo dan teman-teman lainnya memilih untuk istirahat setibanya di Pasar Dieng. Karena tidak lekas bertemu meski sudah disusul, Alvi dilaporkan hilang oleh temannya.

Karena peristiwa ini, jalur pendaki Gunung Lawu ditutup. Pada masa penutupan tersebut, tim SAR sudah melakukan pencarian sesuai prosedur selama sepekan, yakni hingga 8 Januari 2019.

Dihentikan sesaat, proses pencarian Alvi dilanjutkan hingga 23 hari berikutnya. Bahkan, keluarga Alvi pun turut membantu tim SAR dalam proses pencarian Alvi.

Namun, hasil pencarian selama kurang lebih satu bulan tersebut nihil. Alvi belum ditemukan, hingga keluarganya ikhlas dengan ditutupnya pencarian Alvi pada 24 Januari 2019.

Baca juga: Pendakian Gunung Panderman Batu Malang

3. Ahmad Sulaiman, Pendaki Gunung Slamet Yang meninggal

Di Jawa, eksplorasi gunung merupakan kewajiban wajib para pendaki. Bahkan ada yang mengatakan bahwa jika Anda bisa melakukan pendakian dengan baik di Jawa, Anda sudah sah menjadi pendaki pemula. Bisa dibilang, gunung-gunung di Jawa adalah medan pelatihan yang tepat untuk para calon pendaki.

Ahmad Sulaiman, Pendaki Gunung Slamet Yang meninggal

Ahmad Sulaiman, Pendaki Gunung Slamet Yang meninggal – foto rmoljateng.com

Namun, tidak ada yang mengendalikan keberuntungan seseorang. Ada orang yang mendaki dengan selamat dari awal sampai akhir, ada pula yang tidak. Seperti yang dialami pendaki Gunung Slamet, Ahmad Sulaiman.

Ia mendaki bersama tiga temannya  dan hilang ketika sampai di Pos 7 jalur pendakian Bambangan. Santri Pondok Attolibiyah Tegal tersebut tidak izin kepada orang tuanya sebelum berangkat. Bahkan pengurus ponpesnya pun tidak tahu.

Ketiga temannya baru lapor setelah sebulan hilangnya Ahmad. Mereka baru melapor ketika pihak pondok dan keluarga Ahmad tidak menahu keberadaannya.

Tim SAR segera melakukan pencarian pada 26 Desember 2018. Ahmad ditemukan di anakan Sungai Pelus dalam keadaan meninggal, dan jasadnya rusak.

 

4. Saidin Pendaki Gunung Semeru Yang Hilang Dan Belum Ditemukan

Pendaki Gunung Semeru yang meninggal - Images sources: www.jatimtimes.com

Pendaki Gunung Semeru yang hilang

Gunung Semeru merupakan satu di antara gunung yang palin populer sebagai destinasi pendakian. Bahkan, tidak sedikit para pendaki yang lebih dari satu kali menaiki gunung di Jawa Timur ini. Faktanya, tidak semua pendaki berhasil mendaki dan pulang dengan selamat. Seperti yang dialami Saidin (20), pendaki asal Brebes yang meninggal dan hilang jasadnya di Semeru.

Baca juga artikel lainnya :

Ia dilaporkan hilang pada Oktober 2018. Setelah tujuh hari pencarian, Saidin tidak kunjung ditemukan. Akhirnya, tim penyelamat yang terdiri atas BPBD, BASARNAS, TBBTS dan para relawan, memutuskan untuk menghentikan pencarian dengan seizin keluarga korban.

5. Andrey, Pendaki  Asing yang Meninggal di Gunung Merbabu

Andrey, Pendaki  Asing yang Meninggal di Gunung Merbabu

Andrey, Pendaki  Asing yang Meninggal di Gunung Merbabu – foto tribunstyle.com

Selain warga lokal, pesona alam Indonesia juga menyebar ke warga asing. Tidak heran jika banyak WNA yang mencoba untuk menikmati alam kita dengan turut melakukan pendakian.

Tapi, kecelakaan di gunung tidak pernah pilih-pilih. Seorang WNA asal Selandia Baru bernama Andrey Voytech dilaporkan hilang ketika melakukan pendakian di jalur Thekelan, Gunung Merbabu.

Hilang sejak 30 Maret 2018, Andrey ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada 7 April 2018. Ia diduga jatuh dari ketinggian empat meter lalu masuk ke sungai.

6. Zakia Putra Andika, Pendaki Gunung Raung Yang Hilang dan Belum ditemukan

Zakia Putra Andika, Pendaki Gunung Raung Yang Hilang dan Belum ditemukan

Zakia Putra Andika, Pendaki Gunung Raung Yang Hilang dan Belum ditemukan – foto tribunjatim

Zakia Putra Andika, seorang mahasiswa asal Lamongan dinyatakan hilang sejak 1 Februari 2018. Ia terpisah dari teman pendakiannya, ketika sedang dalam perjalanan mencapai Puncak Tusuk Gigi, di Gunung Raung.

Setelah tiga ahri pencarian, Zaki ditemukan meninggal dunia di bawah Puncak Tusuk Gigi pada 4 Februari 2018. Diduga, Zaki meninggal saat pendakian karena kurangnya perlengkapan dan adanya cuaca buruk yakni hujan berangin dan kabut tebal.

***

Travellers, mendaki gunung untuk menikmati alamnya sama sekali tidak ada salahnya. Namun, jangan pernah melupakan bahwa Anda adalah tamu di setiap pendakian Anda.

Persiapkan segala perlengkapan dengan baik, pilih waktu yang baik. Jangan pernah meremehkan satu hal kecil ketika sedang dalam pendakian. Jaga lingkungan, selalu berdoa, dan hormati keluhuran warisan alam kita dengan baik.

Semoga Anda dan keluarga sehat selalu, ya!

Share Artikel ini lewat
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of