Mengenal Desa Swakarya, Beserta Ciri, Fungsi Dan Contohnya

Desa adalah suatu pemukiman atau komunitas manusia, yang hidup secara berkelompok. Selain itu, desa juga berwilayah lebih besar dari dusun, namun lebih kecil dari kota, dan berpenduduk ratusan atau ribuan orang.

Dalam sejarahnya desa merupakan bentuk dari suatu komunitas, yang menerapkan sistem pertanian dan nonpertanian dalam wilayahnya .

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa klasifikasi desa, yang pembagian kategorinya dibuat berdasarkan tingkat perkembangan yang terjadi. Adapun klasifikasi dari desa tersebut adalah, Desa Swakarya, Desa Swadaya dan Desa Swasembada.

Desa Swakarya di Indonesia

Desa Swakarya – Photo by Media Desa

Baca Juga:

Berkunjung ke Desa Pelangi di Pulau Kolorai

Berkunjung ke Desa Takpala, Desa Budaya Alor yang masih Tersisa

Untuk kali ini, penulis akan mengulas tentang Desa Swakarya secara lebih spesifik, seperti yang tertera di bawah ini.

Desa Swakarya

Istilah Desa swakarya adalah suatu wilayah yang merupakan peralihan, dari Desa Swadaya menuju Desa Swasembada. Atau dengan kata lain, Desa Swakarya merupakan suatu komunitas, yang sudah dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. 

Kehidupan desa ini juga terbilang sudah modern, dan dapat terlihat dari penerapan teknologi pertanian yang digunakan. Selain itu, taraf pendidikan masyarakatnya juga relatif lebih tinggi, apabila dibandingkan dengan Desa Swadaya. 

Adopsi kemajuan teknologi yang ada saat ini, adalah salah satu elemen penyebab, terjadinya perubahan pada Desa Swakarya.

Ciri-ciri Desa Swakarya

Beberapa ciri yang dapat terlihat dari desa mandiri ini, adalah sebagai berikut:

  • Perilaku atau adat istiadatnya yang tidak lagi terikat secara penuh.
  • Mulai menerapkan teknologi modern dalam kehidupan sehari-hari.
  • Tidak hidup secara terisolasi, walaupun lokasinya jauh dari pusat perekonomian.
  • Memiliki kenaikan yang cukup signifikan, pada sektor perekonomian, pendidikan, transportasi dan lainnya.
  • Memiliki jalur lalu lintas antar kota, yang sudah memadai.

Contoh Desa Swakarya

Adapun  beberapa contoh  dari Desa Swakarya yang ada di Indonesia saat ini, antara lain adalah:

Desa Gunung Rajak

Desa Gunung Rajak di Lombok

Gunung Rajak, Desa Swakarya – Photo by Gng Rajak

Desa Gunung Rajak adalah desa yang terletak di Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Selain itu, desa ini memiliki penduduk, yang sebagian besar adalah Suku Sasak, dan berdomisili di bagian timur Pulau Lombok.

Kondisi adat istiadat dan sosial budaya masyarakatnya yang masih cukup kental, sehingga tetap dilestarikan hingga saat ini. Walaupun sebenarnya, seluruh kehidupan masyarakatnya sudah tersentuh modernisasi. 

Hal tersebut tercermin dari kehidupan sehari-hari, yang tetap mempertahankan penyelenggaraan beberapa kegiatan tradisi, dan ritual keagamaan. 

Desa Sukarara

Desa Sukarara di Lombok

Sukarara, Desa Swakarya – Photo by Leka Tour

Sukarara merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Sebagian besar penduduk di desa ini juga berasal dari Suku Sasak. Desa ini juga terkenal akan kain tenun Songket Sukararanya yang sudah mendunia.

Karena aksesibilitas yang baik, situasi perkembangan Desa Sukarara juga menjadi semakin meningkat, terutama pada sektor pariwisata. Terlihat dari menjamurnya tempat-tempat wisata, yang terdapat di sekitar wilayah desa.

Selain itu, Salah satu yang menjadi keunikan dari adat istiadat desa ini adalah, setiap perempuan harus memiliki keterampilan menenun, sebelum siap menikah.

Desa Sukamahi

Desa Sukamahi di Tasik Malaya

Sukamahi, Desa Swakarya – Photo by Sukamahi Sideka

Desa Sukamahi adalah salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Luas wilayah desa ini sekitar 263.6 hektar, yang juga menjadikannya sebagai desa terluas di Kecamatan Sukaratu.

Desa Sukamahi memiliki prestasi, dalam hal tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa, berkat penerapan teknologi pertanian nya.

Fungsi Desa Swakarya

Dalam perannya, Desa Swakarya memiliki fungsi, yang beberapa diantaranya adalah:

  • Sebagai pemasok kebutuhan di wilayah lain, maupun perkotaan. Contohnya seperti hasil pertanian dan perkebunan.
  • Penyedia sumber tenaga kerja untuk wilayah yang lebih besar, yang umumnya berprofesi sebagai tenaga kerja kasar.
  • Bersifat sebagai mitra pembangunan, hingga menjadi wilayah hinterland atau pendukung wilayah perkotaan.
  • Merupakan bentuk pemerintahan terkecil di wilayah Indonesia.

Baca Juga:

Wisata Ledok Sambi, Desa Wisata Kaliurang Pakem Yang Bersatu Dengan Alam

Desa Jongkon Sentul, Tempat Nongkrong Baru Di Bogor, Yuk Cek Harga Makananya

 

Nah, Sobat! Demikianlah ulasan kita kali ini, mengenai Desa Swakarya, beserta fungsi dan contohnya. Semoga dapat bermanfaat, dan memberikan pengetahuan bagi kamu semua ya!.

Kalo Berguna, Silahkan Share

You may also like...

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of