3 Hari 2 Malam Liburan ke Sumba, Catat Panduanya!
Liburan ke Pulau Sumba memang memerlukan perencanaan yang matang dan waktu yang cukup karena pulau Sumba ini sangat luas sehingga untuk menjelajahinya butuh banyak waktu. Bagi kalian yang cutinya itu terbatas, gak perlu khawatir karena kalian masih tetap bisa menikmati keindahan Sumba.
Kawasan wisata di Pulau Sumba sendiri terbagi menjadi dua wilayah utama yang memiliki karakteristik jenis wisata berbeda. Wilayah Sumba Barat dan Sumba Barat Daya itu didominasi oleh bentangan pantai eksotis, air terjun yang tinggi, danau yang indah dan budaya yang masih alami dengan keunikan rumah adat sumba yang masih asli.

Bukit Piarakuku Sumba
Sedangkan karakteristik di wilayah Sumba Timur, umumnya didominasi perbukitan sabana yang luas mengingat wilayah Sumba Timur separuhnya adalah kawasan savana, lalu ada juga air terjun yang cantik dan juga kawasan perkampungan adat yang sebagain masih tradisional.
Agar perjalanan Kalian lebih efisien dan lebih berkesan, saya membuat Travel Guide ke Sumba atau panduan singkat terutama buat kalian yang mau liburan dengan waktu terbatas ke Pulau Sumba. Berikut adalah panduan lengkap trip liburan ke Sumba Barat dan juga ke wilayah Sumba Barat Daya yang dirancang untuk durasi 3 hari 2 malam.
1. Penerbangan Ke Sumba
Karena daerah yang akan kita eksplore pertama kali itu di wilayah Sumba Barat dan Sumba Barat Daya, maka untuk Penerbangan kedatangan ke Pulau Sumba, saya sarankan untuk Pilih penerbangan Keberangkatan menuju ke Bandar Udara Lede Kalumbang di kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Namun usahakan kalian harus tiba sebelum pukul 12.00 WITA agar bisa langsung memulai trip saat itu juga. Biasanya penerbangan yang tiba lebih awal pukul 10.00 – 11.00 itu dari maskapai Batik Air dan maskapai Nam Air.
Nah untuk penerbangan kepulangnya sendiri juga tetap sama dari Bandar Udara Lede Kalumbang di kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya. Tapi kalian harus ambil penerbangan paling sore agar tidak terburu-buru di hari terakhir. Maskapai terakhir yang memiliki jadwal penerbangan paling sore adalah maskapai Nam Air yakni pukul 15.00 – 15.30.
2. Transportasi Eksplore Sumba
Setelah kalian sampai di Sumba, selanjutnya harus memilih transportasi apa yang akan digunakan untuk eksplore wilayah Sumba Barat maupun Sumba Barat Daya. Sebagai informasi saja, jika tempat wisata di pulau Sumba itu jauh-jauh lokasinya dan cukup terpencil sehingga tidak ada angkutan umum yang membawa kalian ke tempat wisata tersebut.
Jadi cara terbaik untuk menjelajah pulau Sumba adalah dengan menyewa mobil jenis 4WD atau SUV (seperti Innova) beserta sopirnya yang sekaligus berfungsi sebagai pemandu jalan dan juga agar membantu proses perijinan saat memasuki kampung adat plus bisa merekomendasikan destinasi apa saja yang menarik buat didatangi.
Saya tidak menyarankan kalian menggunakan kendaraan roda dua atau motor karena cuaca di Sumba sangat panas dan juga jalannya susah dilalui. Apalagi banyak wialayah di Sumba itu sinyal masih terbatas sehingga tidak mudah mengakases jaringan maps. Dan satu lagi, demi terhindar dari perubahan cuaca seperti hujan, debu jalanan dan juga dehidrasi, saya tetap menyarankan kalian menggunakan mobil saja buat eksplore pulau Sumba.
Kalian gak perlu khawatir soal kendaraan mobil, sebab begitu kalian tiba di Bandar Udara Lede Kalumbang, ada banyak driver yang menawarkan jasa sewa kendaraan. Umumnya, harga sewa kendaraan beserta supirnya sendiri, berkisar Rp750.000 – 850.000. Namun itu belum termasuk bensin dimana penggunaan BBM sendiri akan disesuaikan dengan rute dan destinasi yang kita tuju.
Tapi jika kalian sudah memilih penginapan, nah bisa juga kalian menyewa kendaraan dari tempat kalian menginap. Biasanya penginapan di Sumba sudah memiliki penyewaan kendaraan sendiri untuk antar jemput dan juga untuk eksplore wisata di Sumba.
3. Penginapan di Sumba
Pulau Sumba yang dikenal dengan keindahan alamnya yang eksotis dan budayanya yang masih kental serta terjaga dengan baik, tentu menjadi daya tarik yang harus kita eksplore juga dengan maksimal. Termasuk juga soal penginapan di pulau Sumba yang saya rekomendasikan untuk memilih penginapan yang memiliki nuansa alam namun dilengkapi dengan fasilitas yang memadai.
Nah salah satu rekomendasi penginapan yang memiliki pemandangan langsung ke Pantai dan perbukitan yang indah di Sumba adalah Bobocabin Sumba.
Penginapan Bobocabin Sumba atau yang juga dikenal dengan nama Bobocabin Umarato ini lokasinya terletak di atas perbukitan area Wanokaka yang akan memberikan pemandangan lanskap yang sangat indah bagi mereka yang menginap di tempat ini. Lokasi Bobocabin Umarato Sumba ini ada di Jl. Rua-Wanokaka No. 7, Pahola, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.
Untuk Akses menuju penginapan Bobocabin Umarato ini, bisa dilakukan sambil mengeksplor wisata di wilayah Sumba Barat Daya menuju wilayah Sumba Barat. Karena berjarak sekitar 42-55 km dari Bandar Udara Lede Kalumbang Kota Tambolaka. Nah waktu tempuh perjalanan darat memakan waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam. Tapi jika dari ibu kota Sumba Barat yakni kota Waikabubak, jaraknya lebih dekat yaitu hanya sekitar 30 menit perjalanan saja.
Lokasi Bobocabin Umarato ini sangat strategis karena dekat pantai dan kawasan perbukitan yang indah dan bahkan dekat dengan kawasan perkampungan adat. Lokasinya juga cukup dekat untuk mengeksplorasi wilayah Sumba bagian selatan dan Barat.
Akomodasi ini dekat dengan Pantai Rua yang bisa diakses dengan jalan kaki singkat dari penginapan, dekat juga dengan Pantai Nihi Oka, Pantai Nihiwatu, serta beberapa kampung adat di area Wanokaka yang masih tradisional.
Bobocabin Umarato yang ada di Sumba ini merupakan pilihan akomodasi yang sangat menarik dan juga sangat berkesan terutama buat kalian yang mencari pengalaman menginap dengan konsep glamping teknologi modern (hi-tech camping) di tengah keindahan alam pulau Sumba.
Penginapan Bobocabin Umarato ini akan memadukan kenyamanan kabin futuristik dengan lanskap alam terbuka yang eksotis. Apalgi Kabin-kabin di sini dirancang menghadap langsung ke arah laut lepas (Samudra Hindia) dan hamparan vegetasi hijau atau hutan di sekitarnya.
Apalagi jika melihat keindahan pemandangan dari kabin di pagi hari dan momen matahari terbenam, tentu akan semakin menambah kehangatan suasana saat kalian memilih menginap di Bobocabin Umarato.
Tipe Cabin di Bobocabin Umarato

Saat ini terdapat beberapa cabin eksklusif yang terbagi menjadi dua tipe utama, dengan fasilitas berbasis teknologi modern yakni menggunakan aplikasi Bobobox untuk kendali pintu, lampu, dan jendela yakni :
1. Deluxe Cabin
Tipe Kamar berukuran sekitar 20 m², dilengkapi dengan 1 kasur berukuran king-size, AC, kamar mandi pribadi di dalam (dengan shower dan air panas), serta teras pribadi. Tipe cabin ini sangat ideal untuk kalian yang menginap hanya ber dua dengan orang tercinta.
2. Executive Cabin
Tipe Kamar selanjutnya adalah Tipe Cabin Eksekutif yakni berukuran lebih luas (sekitar 27 m²), dimana tipe ini menyediakan 1 kasur king-size dan 1 kasur queen-size. Ditambah lagi dengan fasilitas penunjangnya yang sama, namun memiliki kapasitas lebih besar hingga 4 orang dewasa, sangat cocok untuk keluarga atau grup kecil.
3. Tipe Smart Glass Window
Tipe Kamar yang terakhir adalah Smart Glass Window, dimana tipe ini memiliki Kaca jendela berukuran besar di setiap kabinnya. Tentunya tetap menggunakan teknologi tinggi yang bisa diatur tingkat kegelapannya (privacy mode) melalui panel kendali atau aplikasi.
Jadi buat kamu yang memilih tipe ini, masih bisa memilih untuk menikmati pemandangan lepas atau menutupnya demi privasi. Nah tipe Smart Glass Window ini sangat cocok buat kamu yang ingin merasakan suasana romantis bersama pasangan.
Fasilitas di Bobocabin Umarato

Untuk Fasilitas yang tersedia di Bobocabin Umarato Sumba ini cukup lengkap. Apalagi penginapan ini mengusung konsep kabin mandiri di alam, jadi akomodasi ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan mereka yang akan menginap. Meski di Alam, namun kamar mandinya tetap bersih, nyaman Dan lengkap.

Saat ini sudah tersedia area perapian bersama seperti api unggun agar waktu berkumpul menjadi lebih seru. Kamu juga dapat menyewa berbagai permainan papan (board games) seperti Uno Stacko, kartu Uno, atau Congklak, hingga membeli paket kembang api kecil lewat pengelola. Mereka juga bisa menyewa peralatan BBQ untuk memasak bersama pasangan atau keluarga di area luar atau teras kabin yang membuat waktu menginapmu lebih seru.
Pihak pengelola juga sudah menyediakan opsi jasa pijat tradisional khas Sumba (Sumbanese Massage), paket sewa mobil (Innova, Triton 4×4, hingga Hiace Premio) lengkap dengan sopir dan bensin, serta layanan antar-jemput bandara.

Tersedia juga Paket aktivitas dari Bobocabin yang bisa kalian pilih untuk menemani aktifitasmu selama di Penginapan yakni Horse riding, Moonlight cinema under the star, Sumbanese massage, ATV Umarato Jungle Ride, Candle Light Dinner, Talasi Product Journey, Private land tour.
Oh ya, meski penginapan ini berada di lokasi yang agak terpencil, tapi Bobocabin Umarato sudah menyediakan akses Wi-Fi gratis di seluruh area untuk mendukung kebutuhan internet dan mobilitas semua tamunya, jadi kalian gak perlu khawatir soal kehilangan sinyal.
Itinerary 3 Hari 2 Malam di Sumba
Untuk destinasi wisata yang akan kita tuju dengan waktu 3 hari di Sumba, menurutku sudah cukup baik karena kita masih bisa mengeksplore tempat-tempat indah di Sumba khusunya wilayah Sumba Barat dan Sumba Barat Daya. Berikut ini itinerary eksplore Sumba selama 3 hari 2 malam :
Hari 1 : Eksplorasi Sumba Barat Daya (Budaya & Sunset)
Setelah kalian mendarat di Bandar Udara Lede Kalumbang dan makan siang di kota Tambolaka, kamu bisa langsung menuju ke arah pesisir barat. Destinasi pertama yang bisa kamu datangi adalah Kampung Adat Ratenggaro.
Kompleks Kampung Adat Ratenggaro ini memang sangat ikonik dengan rumah adat bermenara tinggi dimana menara atapnya terbuat dari jerami mencapai 15 meter yang menghadap langsung ke arah Samudra Hindia. Bahkan kamu juga bisa melihat kehidupan masyarakat lokal dan berfoto mengenakan kain tenun khas Sumba dan berkuda di sini.
Setelah puas eksplore Budaya kampung adat Ratenggaro, destinasi berikutnya adalah menikmati kesegaran Waikuri Lagoon. Tempat ini adalah sebuah laguna yang terbentuk dari air laut yang airnya sangat jernih berwarna biru kehijauan, dikelilingi oleh tebing karang. Tempat ini sangat sempurna untuk berenang atau sekadar bersantai di rakit bambu dan juga menikmati kelapa hijau.
Untuk destinasi terkahir di hari pertama, cobalah untuk menikmati matahari terbenam di sekitar pesisir pantai barat yakni Pantai Mandorak sebelum check-in di Penginapan Bobocabin Umarato.
Pantai Mandorak ini menawarkan pemandangan yang sangat unik dan berbeda dari pantai-pantai pada umumnya, karena karakteristik geografisnya yang diapit oleh dua tebing batu karang besar yang saling berhadapan. Apalagi pada saat sunset dengan Matahari terbenam yang berada tepat diantara 2 tebing, menciptakan pemandangan yang sangat indah dan romantis.
Hari ke 2 : Eksplore Pantai Di sekitar Penginapan
Destinasi dihari ke dua, kita akan berfokus pada eksplorasi wisata di sekitar penginapan Bobocabin Umarato. Pantai Rua salah satu pantai yang lokasinya berdekatan dengan penginapan ini. Selain pantai Rua ada juga Pantai Lailiang yang lokasinya berdekatan. Pantai Rua dan Pantai Lailiang ini menawarkan pesona alam yang asri dan tenang di pesisir selatan Sumba Barat.
Memang cukup berbeda dengan beberapa pantai selatan Sumba yang terkenal dengan ombak besarnya untuk berselancar, pantai Rua dan Pantai Lailiang ini memiliki karakteristik yang cenderung lebih ramah untuk bersantai. Kedua Pantai ini juga memiliki hamparan pasir putih yang sangat luas dan landai. Bahkan terkadang kita bisa melihat ada banyak kuda yang sedang dimandikan oleh warga sekitar.
Destinasi selanjutnya yang bisa kalian datangi yakni Kampung Adat kadoku dan Kampung weihola yang lokasinya itu masih beredekatan dengan Pantai Rua. Lokasi Kampung kadoku maupun Kampung weihola ini berada di desa Hoba Wawi, masih di kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.
Selain kampung adat kadoku ini, masih ada kampung adat lainnya yakni Kampung Adat Situs Weiwuang yang berlokasi di desa Pahola, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Sama halnya dengan kampung adat di Sumba, disini kamu bisa melihat kain tenun tradisional warga dan bentuk rumah tradisional yang terbuat dari jerami dengan kehidupan warganya yang masih sangat sederhana.
Hari ke 3 : Eksplore Kampung Adat, Air Terjun dan Kepulangan
Memasuki hari ketiga atau hari terakhir, kamu masih bisa eksplore wisata lainnya di wilayah Sumba Barat. Tapi perlu diingatkan kembali untuk memilih jadwal penerbangan kepulangan paling akhir yakni pukul 15.00 sore dari Sumba.
Jadi setelah proses chekout, kalian bisa langsung melanjutkan perjalanan eksplore wisata Sumba namun searah ke pulangan yakni menuju ke yang lokasinya itu Wee Kacura atau yang sering disebut juga sebagai Air Terjun kacura yang berada di Desa Tema Tana, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Berbeda dengan air terjun tunggal yang menjulang tinggi, karakteristik air terjun wae Kacura ini berbentuk aliran air sungai yang melewati batuan bertingkat atau berundak-undak pendek, menciptakan lanskap menyerupai jeram alami yang melebar indah. Apalagi lokasinya berada di tengah sawah menciptakan Lanskap unik.
Selanjutnya sebelum meninggalkan Sumba, kamu bisa mampir ke kampung adat paling terkenal di wilayah Sumba Barat yakni Kampung Adat Praijing. Kampung Adat ini sangat terkonsep dengan baik dan sangat disukai wisatawan. Selain nyaman dan aman serta fasilitas penunjang wisatawan juga sudah lengkap.
Kampung Adat Praijing tersusun rapi terutama jika dilihat dari spot di atas bukit, kita bisa melihat jajaran rumah adat beratap tinggi terbuat dari jerami yang berjejer simetris dikelilingi hijaunya pepohonan. Kita juga bisa menyewa pakaian adat tradisional khas Sumba dan juga melihat proses pembuatan kain tenun secara langsung.
Setelah makan siang, perjalanan kalian bisa langsung diarahkan menuju ke Bandar Udara Lede Kalumbang di Tambolaka untuk proses kepulangan meninggalkan Sumba, Pulau Eksotis penuh keajaiban dan kenangan.
Itulah tadi sekilas panduan trip ke Pulau Sumba buat kalian yang hanya punya waktu singkat menikmati keindahan Alam Sumba.






