Ada Posil Bayi di Gua Batu Cermin Labuan Bajo

Selagi menunggu jadwal sailing Bajo esok hari, saya bersama beberapa teman saya menyewa Motor untuk berkeliling wisata di kota Labuan Baju yang jaraknya tak terlalu Jauh.

Setelah Searching di internet, akhirnya kita sepakat untuk mengunjungi salah satu Goa yang lokasinya tak Jauh dari Kantor Bupati Manggarai Barat bernama Gua Batu Cermin.

Kawasan wisata yang kini juga menjadi wisata unggulan kabupaten Manggarai Barat selain wisata sailing Komodonya.

Gua Batu Cermin Labuan Bajo

Selain karena menarik dikunjungi, Goa Batu Cermin ini memiliki sejarah yang unik hal ini dikarenakan oleh letak goa batu cermin yang ternyata dulunya berada di bawah permukaan laut.

Namun sekarang sudah berada di atas daratan dengan ketinggian 75 meter dan luas 19 hektar.

Lokasi Gua Batu Cermin

Gua Batu Cermin sendiri merupakan sebuah gua atau terowongan yang berada di bukit batu yang gelap dan berada disebuah perbukitan.

Lokasi Goa Batu Cermin ini berada di Jalan Batu Cermin, kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Luas kawasan Gua Batu Cermin mencapai 17 hektar, dan untuk tinggi guanya sekitar 75 meter.

Pastikan jika kalian menggunakan masp, jangan sampai salah titik lokasi ya karena setelah melalui pemugaran beberapa waktu lalu, gerbangnya hanay dibuka 1 saja.

Baca juga : Catat 7 tempat pijat di labuan Bajo yang asik dan nyaman

Harga Tiket Masuk Goa Cermin Bajo

Harga Tiket Masuk Gua Batu Cermin

Biaya Masuk per wisatawan Lokal tahun 2023 ini adalah Rp 20.000 / orang sedangkan untuk wisatawan Asing dikenakan biaya Rp 50.000 / Orang.

Oh ya untuk jarak tempuhnya sendiri dari pusat Kota Bajo atau pelabuhan Kayu Dermaga ujung bisa memakan waktu sekitar 20 menit.

Jalanya juga sudah beraspal mulus dan banyak petunjuk mengarah ke lokasi ini. Jika bingung tinggal kalian maps saja.

Oh ya, kawasan Tempat wisata Goa Batu Cermin ini mulai pukul 09.00 hingga 22.00 selalu buka setiap hari.

Gerbang masuk dan Area Parkiran kawasan wisata Goa Cermin

Mengapa dinamakan Gua Batu Cermin

Karena penasaran mengenai Nama Gua Batu Cermin, akhirnya saya bertanya mengenai asal usulnya.

Menurut petugas yang berjaga, Penamaan Gua Batu Cermin sendiri diambil dari salah penyebab ruangan didalam gua yang bersinar terang.

Hal ini dikarenakan  adanya cahaya matahari yang masuk melalui celah-celah Karang.

Perjalanan menuju gua cermin

Nah Sinar matahari yang masuk kedalam gua melalui dinding-dinding gua dan memantulkan cahayanya di dinding batu.

Sehingga merefleksikan cahaya kecil ke areal lain dalam gua sehingga terlihat seperti cermin. Jadi itu sebabnya Gua ini dinamakan batu cermin.

Bac DisiniWisata Baru Kalimantan Barat, Labuan Bajo

Penampakan Goa dari bagian disana

Didalam dan di sekitar Goa Batu Cermin Banyak ditemukan Stalagtit dan stalagmit yang terlihat sangat menarik dan sangat estetik.

Beberapa diantaranya bahkan ada yang terlihat berkilauan saat disinari cahaya senter maupun cahaya matahari, seperti Sebuah Kristal.

Konon kilauan yang ditimbulkan disebabkan oleh kandungan garam di dalam air yang mengalir di saat turun hujan.

Sejarah ditemukanya Gua Batu Cermin

Pesona Gua Cermin

Menurut Petugas yang mendapingi saya berkeliling Goa Batu Cermin mengatakan, jika Gua Batu Cermin ini ditemukan oleh seorang Arkeolog sekaligus Pastor Belanda bernama Theodore Verhoven.

Sekitar Tahun 1951, Gua Batu Cermin ini mulai dipublikasikan ke warga setempat untuk menjadi sebuah objek wisata.

Beliau mengemukakan bahwa dahulu kala, Pulau Flores ini berada di dasar lautan.

Hal ini selaras dengan bukti-bukti penemuan posil-posil Laut yang masih menempel didinding Goa Batu Cermin hingga sekarang.

Fosik Balita yang ada digua cermin

Fosil Kura-kura di Gua Batu Cermin

Selain Kura-kura, Goa Batu cermin juga menyimpan banyak hal unik seperti Batu yang bisa menyerupai alat musik Gendang dari banten.

Lalu yang menarik juga di goa ini ada sebuah posil bayi yang menempel didinding goa.

Keunikan lainnya yang menjadi daya Tarik para wisatawan dari gua ini yaitu memiliki dinding batu.

Dinding batu ini berbeda dengan jenis batu lainnya atau jenis batu yang bisa digunakan sebagai lantai marmer.

Gimana Guys, Kamu Tertarik ketempat ini ? Jangan lupa sebelum atau sesudah sailing Komodo, kalian bisa mampir ketempat ini.

Omed

Bapaknya komunitas Backpacker Jakarta yang hanya ingin menceritakan pengalaman saya berkeliling Indonesia selama 360 Hari ke 34 Provinsi dan lebih dari 380 Kabupaten atau kota se Indonesia. Jangan lupa Follow Instagram @kataomed untuk melihat aktivitas dan keseharian saya

You may also like...

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of