KATA OMED

Bukit Sewu Sambang, Melihat Pulau Bali dari Banyuwangi

Published · Updated

Bukit Sewu Sambang bisa menjadi pilihan untuk melepas penat dan kebosanan. Dari sini, pemandangan Selat Bali akan terlihat jelas dan indah, membuat pengunjung betah berlama-lama.

Tempat wisata yang baru resmi dibuka pada 19 Juni 2019 ini tepatnya berada di Lingkungan Papring, Desa Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Bukit Sewu Sambang banyuwangi

Bukit Sewu Sambang banyuwangi – foto ig @silfiwafi_

Awalnya, tempat wisata ini diberi nama Keseran Jambangan Tangki. Namun, setelah itu diubah menjadi Bukit Sewu Sambang, maknanya, berkunjung ke bukit ini seakan telah mendatangi ribuan bukit yang berjajar.

lokasi dan Rute Menuju Bukit Sewu Sambang

Untuk menuju ke lokasi, ada dua pilihan rute yang bisa dilalui. Pertama melalui Jalan Kalipuro lurus ke arah utara hingga bertemu Masjid Papring di pertigaan.

rute menuju Bukit Sewu Sambang

rute menuju Bukit Sewu Sambang – foto ig @eko_ibnul_aljauziyah

Setelah itu ambil jalan arah timur laut hingga menemukan tanda atau petunjuk jalan menuju ke Bukit Sewu Sambang.

Kedua, pengunjung bisa melalui jalan dari arah Ketapang, melalui jalan lingkar, kemudian belok kiri, lalu lurus. Setelah bertemu perempatan, belok ke kiri.

Sampai di ujung jalan, belok ke kanan dan kembali lurus. Nanti pengunjung akan menemukan perkampungan kecil untuk menuju ke lokasi.

Namun pengunjung harus hati-hati karena tidak ada petunjuk jalan menuju Bukit Sewu Sambang. Jika ingin mengambil rute kedua, pengunjung bisa bertanya ke penduduk setempat terlebih dahulu.

Dari kedua pilihan rute di atas, pengunjung akan melewati hutan pinus yang lebat. Di sana pengunjung akan menemukan petugas tiket. Biaya yang dikeluarkan untuk tiket ini sangat murah, hanya 5 ribu rupiah per sepeda motor.

pemandangan alam Bukit Sewu Sambang di banyuwangi

pemandangan alam Bukit Sewu Sambang di banyuwangi – foto ig @abdullohfaisol

Biaya tersebut sebenarnya merupakan donasi, karena seluruh anggaran yang terkumpul memang digunakan untuk pengembangan tempat wisata Bukit Sewu Sambang.

Sampai saat ini, untuk menuju ke lokasi tidak bisa menggunakan kendaraan roda empat, namun hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Untuk yang berboncengan, sebaiknya lebih berhati-hati karena setelah melalui petugas tiket ini, pengunjung akan melalui jalan yang sempit dan bebatuan yang tidak merata, berliku, serta terus menanjak.

Sampai di sini, kendaraan baru bisa parkir. Setelah itu, pengunjung bisa melakukan perjalanan dengan mendaki ke puncak bukit sekitar 15 menit.

Secara google maps, lokasi Bukit Sewu Sambang ada dibawah ini dan kalian tinggal ikuti saja rutenya :

Bukit Sewu Sambang
Lingk Papring, Wangkal, Kalipuro, Kecamatan. Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, provinsi Jawa Timur 68455

Pesona Bukit Sewu Sambang

Bukit Sewu Sambang di banyuwangi

Bukit Sewu Sambang di banyuwangi – foto ig @silfiwafi_

Setelah melalui perjalanan yang lumayan menguras tenaga, ketika sampai di puncak pengunjung akan disambut oleh keindahan pemandangan alam di lokasi ini.

Dikelilingi hutan dengan pepohon hijau yang rimbun, bukit-bukit yang berjajar menjulang tinggi, dan bunga-bunga cantik yang bermekaran membuat mata terasa segar dan tidak akan lelah memandang.

Selain itu, dari puncak bukit pengunjung juga bisa melihat pemandangan sawah dan perkebunan.

sunrise di Bukit Sewu Sambang

sunrise di Bukit Sewu Sambang – foto ig @ lodnag_akidra

Apalagi jika malam tiba, pengunjung bisa dengan jelas menyaksikan kerlap-kerlip lampu kapal yang berseliweran di antara Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk.

Serta tak kalah juga pemandangan Pulau Bali dengan lampu kota yang menyala terlihat indah dan mengesankan.

Jika mendongakkan kepala ke atas, bintang-bintang tampak penuh menghiasi langit malam yang terlihat sangat jelas karena tempat ini tidak dibebani polusi cahaya.

Baca juga : Bukit Gambaran, Wisata Berfoto di Pekalongan

Fasilitas yang tersedia di Bukit Sewu Sambang

Bukit Sewu Sambang

Bukit Sewu Sambang – foto ig @fotonisun

Fasilitas yang tersedia sudah lumayan banyak, hanya saja tidak ada toilet umum. Ada pos atau gazebo untuk tempat berteduh bagi mereka yang kepanasan.

Tersedia juga warung yang menjual makanan dan minuman serta tempat duduk. Pengelola juga menyediakan tempat untuk berkemah dengan biaya sebesar 10 ribu per orang.

Namun, pengunjung harus menyediakan alat dan perlengkapan kemah sendiri karena tidak disediakan di bukit.

Pihak pengelola menyarankan kepada para pengunjung Bukit Sewu Sambang untuk datang pada pagi atau sore hari, karena pemandangan gradasi warna sinar matahari fajar maupun senja akan terlihat sangat indah.

Bukit Sewu Sambang saat malam hari

Bukit Sewu Sambang saat malam hari – foto ig @rfkyprtama_

Jika berkunjung pada siang hari tidak masalah, namun jangan lupa membawa topi karena cuaca sangat panas. Pengunjung juga disarankan memakai pakaian serta alas kaki yang nyaman karena akan melewati medan yang terjal.

Jangan lupa untuk membawa kamera atau ponsel dengan memori yang cukup karena ada banyak spot foto di Bukit Sewu Sambang.

Baca juga : Taman Indie Resto Malang, Tempat Nongkrong Yang Ngehits Dan Kekinian

Jadi, bagaimana? Penasaran seperti apa keindahan pemandangan alam di Bukit Sewu Sambang ini? Yuk, segera agendakan dan datang berkunjung setelah pandemi ini usai ya!

Share Artikel ini lewat
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of