Itinerary Trip ke Shangri La China 4 Hari 3 Malam
Itinerary Trip ke Shangri La – Kota kecil Shangri La terletak di Provinsi Yunnan, China, memiliki julukan sebagai surga yang hilang. Posisinya berada di dataran tinggi, dengan ketinggian lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut.
Shangri La memiliki pemandangan yang spektakuler, berupa pegunungan salju, padang rumput hijau, biara Buddha Tibet dan kumpulan danau tenang. Saat siang hari, tampak pantulan langit biru dari atas dasar danau yang kebiruan.
Dengan budaya Tibet, etnis lokal dan spiritual yang kental, perjalanan ke kota ini membawa kita ke dunia lain yang spektakuler.
Bagi wisatawan yang ingin melakukan short holiday, itinerary trip ke Shangri La China 4 hari 3 malam sudah cukup untuk dapat menikmati keindahan alamnya.
Baca Juga:
Itinerary Trip ke Chengdu Bagi Pemula 4 Hari 3 Malam
Itinerary Trip ke Shangri La China

Rencana Itinerary Trip ke Shangri La – Photo by Expats Holidays
Berikut adalah itinerary trip ke Shangri La China 4 hari 3 malam.
Hari 1: Tiba di Shangri La – Eksplorasi Kota Lama Dukezong

Kota Lama Dukezong Shangri La China – Photo by Asia Odyssey Travel
Sesuai itinerary trip ke Shangri La di hari pertama, diantaranya melakukan eksplorasi ke Kota Lama Dukezong.
Pagi – Perjalanan menuju Shangri La
Pada umumnya, wisatawan bepergian melalui Bandara Diqing Shangri La yang jaraknya sekitar 30 menit dari pusat kota.
Saat merasakan tubuh menikmati udara sejuk khas dataran tinggi, beristirahat sejenak agar dapat beradaptasi dengan kondisi ketinggian (altitude acclimatization).
Siang – Check in dan makan siang
Sebaiknya pilih hotel bernuansa tradisional Tibet yang berada di pusat kota, untuk mendapatkan pengalaman yang autentik.
Setelah check in, nikmati makan siang khas Shangri La yang lezat. Hidangan populer paling recomended, yaitu hotpot, sup mentega dan teh mentega Tibet yang hangat.
Sore – Menjelajah Kota Tua Dukezong
Menjelajah Kota Tua Dukezong juga menjadi bagian dari itinerary trip ke Shangri La di sore hari. Kota Lama Dukezong merupakan pusat budaya dan sejarah Shangri La yang unik dan sayang jika dilewatkan.
Wisatawan dapat menikmati pemandangan jalan berbatu, rumah kayu tradisional dan gang sempit yang menampilkan atmosfer kuno seperti:
- Golden Prayer Wheel (Jinlong Wheel): Merupakan roda doa terbesar di dunia, yang tingginya mencapai 21 meter. Jika tertarik, wisatawan bisa ikut memutarnya sambil ikut berdoa.
- Alun-alun Dukezong: Tempat ini cukup populer, karena menjadi zona meeting point turis maupun masyarakat lokal. Selain itu, sebagai tempat atraksi tarian tradisional Tibet setiap malam hari.
- Kuil kecil dan toko kerajinan: Bagi wisatawan yang ingin berbelanja, lokasi ini menjual perhiasan perak, syal hingga karya seni Tibet.
Malam – Makan malam dan istirahat Nikmati suasana malam di Kota Tua Dukezong yang syahdu dan temaram. Salah satu kegiatan yang sering dilakukan para wisatawan, yaitu mencicipi barley wine khas Tibet sebelum kembali ke hotel.
Hari 2: Ganden Sumtseling Monastery & Padang Rumput Napa Lake

Ganden Sumtseling Monastery Shangri La China – Photo by Pinterest
Itinerary trip ke Shangri La di hari kedua, yaitu berkunjung ke Ganden Sumtseling Monastery dan Padang Rumput Napa Lake.
Pagi – Kunjungan ke Ganden Sumtseling Monastery
Perjalanan pertama adalah mengunjungi biara Buddha Tibet terbesar di Yunnan, yaitu Biara Songzanlin atau Ganden Sumtseling Monastery.
Selain itu, biara ini juga sering disebut sebagai Potala Palace kecil karena arsitekturnya yang mirip dengan ikon Tibet di Lhasa. Bangunan berwarna emas dan merah ini berdiri megah di atas bukit, dan dikelilingi danau kecil yang indah.
Kegiatan yang dapat dilakukan di Ganden Sumtseling Monastery, diantaranya:
- Menyaksikan para biksu berdoa
- Menjelajahi aula utama melihat patung Budha berlapis emas
- Mengambil foto suasana berlatar pegunungan yang spektakuler
Siang – Makan siang khas Tibet Tidak jauh dari Ganden Sumtseling Monastery, terdapat restoran yang menyajikan hidangan sederhana khas Tibet seperti mie yak dan roti panggang.
Sore – Menyusuri Napa Lake & Grassland Menjelang sore hari, perjalanan dilanjutkan ke Napa Lake Nature Reserve, yang jaraknya sekitar 10 km dari kota. Pada musim panas, kawasan ini berubah menjadi savana luas yang ditumbuhi berbagai bunga liar dan tempat kuda yang merumput bebas.
Sedangkan saat musim dingin, ribuan burung terbang bermigrasi ke danau hingga menyerupai lukisan alam. Banyak sekali kegiatan yang dapat dilakukan oleh wisatawan, antara lain seperti:
- Menunggang kuda di padang rumput
- Piknik sambil menikmati panorama pegunungan
- Berselfi dengan latar cahaya sore yang dramatis
Malam – Kembali ke kota dan santap malam Nikmati makan malam di kota dengan menu hotpot atau sup jamur khas Yunnan sebelum menutup perjalanan dengan beristirahat.
Hari 3: Petualangan di Tiger Leaping Gorge

Tiger Leaping Gorge – Photo by Asia Odyssey Travel
Pada hari ketiga, itinerary trip ke Shangri La adalah melakukan petualangan ke Tiger Leaping Gorge.
Pagi – Menuju Tiger Leaping Gorge Perjalanan darat menuju Tiger Leaping Gorge membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Tempat ini merupakan salah satu ngarai terdalam di dunia, karena memiliki kedalaman lebih dari 3.000 meter.
Terjadinya Ngarai Tiger Leaping Gorge akibat aliran Sungai Jinsha atau anak Sungai Yangtze yang menerobos pegunungan Yulong dan Haba.
Tiger Leaping Gorge juga dikenal memiliki jalur trekking yang cukup menantang adrenaline. Selain aliran sungainya yang deras dan tebing curam, lokasinya berada di pegunungan bersalju.
Wisatawan umumnya memilih jalur Upper Gorge untuk trekking singkat selama 2 – 3 jam. Namun jika hanya ingin sekedar menikmati pemandangan, bisa dilakukan melalui dek observasi.
Beberapa spot paling populer yang dapat dinikmati dari ketinggian, yaitu Hutiao Rock dan Sky Ladder. Sedangkan bagi penggila selfie, bisa berfoto dari Panorama Point, karena latarnya yang menampilkan pesona aliran sungai dan pegunungan berwarna biru.
Siang – Makan siang di penginapan setempat Pada siang hari, itinerary trip ke Shangri La masih berada di sekitar Tiger Leaping Gorge.
Karena banyak penginapan sederhana di jalur trekking yang menyajikan makanan hangat, sehingga makan siang akan bertempat disana.
Wisatawan dapat menikmati beberapa menu terkenal seperti nasi goreng ala Yunnan hingga teh jahe Tibet.
Sore – Kembali ke Shangri-La Setelah puas menjelajah, perjalanan kembali ke kota akan memakan waktu sekitar 2 jam. Oleh karena itu, luangkan sore hari untuk beristirahat sejenak atau berjalan santai di sekitar hotel.
Malam – Hiburan lokal Jika masih memiliki energi, wisatawan bisa menonton pertunjukan tarian tradisional Tibet di pusat budaya saat tiba kembali di Shangri La.
Hari 4: Pasar Lokal & Perpisahan

Dining di Shangri La China – Photo by Tripadvisor
Itinerary trip ke Shangri La China di hari terakhir lebih santai, karena lebih banyak menghabiskan waktu untuk berburu oleh-oleh.
Pagi – Berbelanja oleh-oleh di pasar lokal Pagi hari mengunjungi pasar lokal yang menjual Teh Pu erh khas Yunnan, Syal wol, kerajinan tangan perak, prayer flags, dll.
Siang – Makan siang terakhir Makan siang terakhir di Shangri La adalah mencicipi hidangan favorit seperti momo (pangsit ala Tibet), daging yak panggang dan lainnya.
Sore – Perjalanan pulang Menuju bandara untuk penerbangan kembali ke Kunming atau kota tujuan berikutnya.
Tips Perjalanan ke Shangri La
Selain menyiapkan itinerary trip ke Shangri La, beberapa tips berikut juga bisa dipelajari untuk memudahkan perjalanan.
Adaptasi dengan ketinggian: Lokasi Shangri La yang berada di ketinggian terkadang bisa menyebabkan rasa mual bagi beberapa orang. Siapkan selalu obat-obatan untuk mengatasinya, selain banyak minum air putih dan istirahat yang cukup
Pakaian: Karena suhu di Shangri La bisa sangat dingin pada malam hari, jangan lupa membawa jaket tebal, syal dan sepatu trekking
Transportasi: Sebaiknya menyewa mobil dengan sopir agar lebih mudah, karena beberapa destinasi sulit dijangkau transportasi umum
Makanan: Karena masakan Tibet yang cenderung berat, sebaiknya siapkan camilan ringan jika kurang terbiasa
Etika budaya: Hormati tradisi masyarakat setempat, contohnya seperti tidak memotret biksu tanpa izin
Baca Juga:
Itinerary Trip ke Zhangjiajie China 4 Hari 3 Malam
Itinerary trip ke Shangri La China 4 hari 3 malam merupakan pengalaman yang penuh keajaiban. Selain menikmati keindahan alamnya, wisatawan juga dapat lebih mengenal kekayaan budaya Tibet.
Meski perjalanan wisata ini cukup singkat, namun dapat memberikan gambaran betapa layaknya Shangri-La disebut sebagai “surga di bumi.”






